Semua Tentang Komputer Bisa Kalian Temukan Disini . . .



Postingan Keren

University of Gunadarma

Rifqi fauzi blogspot !!
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Pemrograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Pemrograman. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Desember 2014

Skill Teknologi Informatika Ini Mengancam Agan jadi Pengangguran!

Dunia IT adalah dunia yang sangat menarik, dari dunia IT pula kita semua bisa ngaskus bareng, bisa mengkritik pemimpin, bisa bersenang-senang, bisa galau-galauan dan banyak hal lainnya.

Bahkan, dalam sebuah karir, Skill Teknologi sering menjadi perhitungan sebuah perusahaan untuk menerima Agan/SIsta. Sebut saja Microsoft Office, Corel, Photoshop, Autocad dan lain sebagainya yang bisa menjadi tolok ukur agan bisa diterima atau tidak pada perusahaan.

Namun bagaimana Skill yang sudah agan kuasai tiba-tiba tidak lagi diperlukan dan bahkan mengancam agan jadi seorang pengangguran? Kecewa, pasti nya kecewa, mungkin agan bisa dengerin musik dangdut yang judulnya Sakitnya tuh disini

Sebelum terlambat, lebih baik agan bersiap-siap untuk mengembangkan potensi diri agan/sista sebelum Teknologi ini tidak lagi dipakai dalam dunia kerja.

Quote:Quote:1. WINDOWS XP ADMIN / HELP DESK
Quote:
Quote:Saat ini masih banyak IT Profesional yang menjadi seorang System Administrator dari Windows XP. Namun, jika Agan hanya memiliki satu kemampuan untuk menjadi Administrator XP, siap-siap agan akan segera kehilangan pekerjaan agan. Karena Microsoft memastikan akan segera membunuh windows XP

Quote:Quote:2. ADOBE FLASH DEVELOPER/DESIGNER
Quote:
Quote:Adobe Flash, dulu sangat menjadi pilihan utama untuk animasi Website. seiring dengan perkembangan dunia IT, Flash kini menjadi teknologi yang semakin mendapatkan semoohan karena membuat website jadi lebih lambat. Sudah pernah kan menemukan website yang menggunakan Flash pada halaman? bagaimana rasanya saat internet agan sedang lambat . oleh karena itu, kebanyakan dari Website saat ini sudah mengadopsi HTML5 yang lebih baik daripada Flash. So, jika agan masih berkutat dalam dunia Flash Designer, buruan dah banting setir ke teknologi yang baru.

Quote:Quote:3. SOFTWARE SUPPORT
Quote:
Quote:Transformasi dari Desktop PC ke prangkat Mobile mengancam keberadaan technical yang satu ini. Ditambah lagi dengan ada perkembangan teknologi yang semakin menyempitkan gerak Software Support yang kini lebih ke arah transisi Cloud Computing. Jika hari ini agan sudah mulai mempelajari bagaimana Manage Cloud Computing, maka lanjutkan usaha agan. Tapi jika lebih ke arah yang menjadi title bagian ini, siap2 dah gan banting setir

Quote:Quote:4. SEO SPECIALIST
Quote:
Quote:Whaaaat! SEO Specialist terancam? ya begitulah gan, SEO specialist adalah pekerjaan idaman dalam dunia IT. hanya utak-atik Meta Tag dan webmaster tools bisa jadi jutawan. Tapi, sayang, Pakar SEO yang tidak memilki skill lain terancam akan jadi pengangguran. Keberadaan Smartphone yang kini merajalela disinyalir menjadi faktor penentunya. Ditambah fitur GPS pada smartphone akan menentukan lokasi dari website itu berada. Selain itu, faktor Social media Recomendation (terutama G+) akan menjadi penolong website dimasa yang akan datang.

Quote:Quote:5. Mainframes, Voice Telephony, PC Support, COBOL
Quote:
Quote:Teknologi-teknologi yang tersebut pada Title akan sangat menentukan karir Anda dimasa depan. Pasalnya Teknologi2 tersebut akan segera ditinggalkan, jadi apabila agan ingin pekerjaan yang lebih baik maka belajarlah untuk memahami teknologi terbaru.

Quote:LANTAS APA YANG AMAN?
Quote:Quote:IT YANG AMAN UNTUK KARIR SAAT INI
Quote:
Quote:lists C, Java, C++ dan Objective-C masih menjadi teknologi yang aman bagi karir agan saat ini. Namun, agan harus ingat, bahwa teknologi selalu berkembang, Jika agan tidak mulai melakukan perubahaan hari ini. Jangan salahkan keadaan jika agan Nganggur. tapi salahkan diri agan yang tidak mempelajari teknologi terbaru

Quote:jadi, bagaimana menurut agan, apakah agan sudah siap untuk menghadapi teknologi-teknologi terbaru?  Sumber : http://m.kaskus.co.id/thread/547c334c60e24b1a1e8b4571/skill-teknologi-informatika-ini-mengancam-agan-jadi-pengangguran
Read more ...

Sejarah Bahasa Pemrograman

Penemuan bahasa pemrograman belumlah lama berselang Kemunculannya di mulai bersamaan dengan kemunculan komputer itu sendiri. Bahasa pemrograman dan komputer merupakan dwitunggal yang tidak terpisahkan karena sebuah komputer hanya bisa berfungsi jika ada program.
Sementara itu, sebuah program yang dibuat dengan bahasa pemrograman hanya  bisa hidup dengan menggunakan komputer sebagai media.

Bahasa pemrograman telah mengalami berbagai proses perkembangan. Kondisi bahasa pemrograman saat ini telah berbeda jauh dengan bahasa pemrograman di tahun 40-an. Dahulu progammer memrintah komputer secara fisik menggunakan metode pengkabelan / wiring secara manual.

Metode wiring kemudian berkembang hingga menjadi bahan pemrograman sederhana. Kualitas dan fitur berkembang dan bertambah dengan pesat. Bahasa pemrograman di awal kemunculannya hanya dapat digunakan untuk satu keperluan saja/ one purpose only, tetapi kini dapat digunakan untuk bermacam-macam keperluaan. Mungkin pada tahun-tahun mendatang akan berkembang dengan lebih natural dan semakin mudah dipahami manusia.

Tokoh pertama yang di anggap memperkenalkan bahasa pemrograman pada komputer adalah Charles Babbage. Charles Babbage adalah seorang ilmuwan yang hidup di Inggris pada abad pertengahan. Beliau adalah orang yang pertama kali mendesain mesin menyerupai komputer. Mesin tersebut diisi beberapa program yang dapat berjalan di dalamnya  (identik seperi bahasa assembly sekarang ini). Pembuat program tersebut adalah Byron Countess of Lovelace, putri dari Lord Byron.

Komputer modern yang menggunakan tenaga listrik pertama kali diciptakan pada tahun 1940-an. Ketika itu, komputer masih menjadi barang mewah dan hanya dimiliki oleh pihak-pihak yang memerlukan perhitungan data yang sangat banyak, seperti pihak militer dan universitas. Komputer pada waktu itu berukuran sangat besar sehingga memakan banyak tempat.
Meskipun besar, komputer dianggap lambat menjalankan proses komputasi. Di awal penciptaannya hanya sedikit tokoh yang menyarankan untuk membuat program pada komputer.
Salah satu tokoh yang mengeluakan isu perlunya dibanun software pada komputer adalah Konrad Zuse.

Dunia pemrograman kemudian mengalami perkembangan yang sangat pesat setelah ditemukan komponen-komponen elektronika. Penggunaan komponen elektromika menyebabkan komputer menjadi komputer berukuran kecil karena ditemukannya teknologi Integrated Circuit (IC) dan teknologi pembuatan chip lainnya. Selain ukuran yang mengecil, kelebihan komputer setelah revolusi elektronika terdapat pada kemampuan komputasinya yang meningkat tajam. Oleh karena itu kemampuannya meningkat, secara otomatis komputer mampu menangani pemrosesan algoritma dangan lebih cepat. Hal tersebut mendorong di buatnya berbagai macam bahasa pemrograman tingkat tinggi.

Bahasa pemrograman tingkat tinggi yang pertama muncul adalah Fortran yang dibuat oleh tim dari IBM yang diketahui oleh John W Backus. Fortran saat ini masih banyak digunakan untuk membuat sofrware yang mampu menaangani perhitungan numerik. Fortran terakhir yang baru dikeluarkan adalah Fortran 2004.

Dunia bahasa pemrograman kembali ber-revolusi ketika Dennis Ritchie dan Brian Kernighan mengembangkan bahasa pemrograman C. Bahasa pemrograman C pada awalnya dibuat untuk mesin DEC PDP-11. Bahasa tersebut kemudian dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup hingga menjadi C++ di tahun 1985 sebagai bahasa pemrograman berorientasi objek yang sangat kompatibel dengan C. Selanjutnya, Sun Microcyctem mengeluarkan bahasa pemrograman Java di tahun 1995 yang kemudian menjadi terkenal karena diajarkan di berbagi universitas. Microsoft kemudian mengeluarkan bahasa C# dalam paket dotNET project. Bahasa pemrograman C# hampir mirip dengan C++ dan Java.

Sumber : http://boby-boy.blogspot.com/2010/04/sejarah-bahasa-pemrograman_14.html
Read more ...

Rabu, 26 November 2014

Statement Input Output Pemrograman BASIC

Menurut kamus webster1913 Statement dalam bahasa pemrograman adalah a line of code written as part of a computer program, atau jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih mempunyai arti seperti ini : Barisan kode yang di tulis sebagai bagian dari program computer, dan menurut beberapa bloger yang mencatut dari beberapa buku ada yang menyebut bahwa Statement adalah satu atau lebih perintah yang akan dikerjakan jika kondisi bernilai benar. Lalu dalam Modul Praktikum PKI UDW tahun 2008 tertulis bahwa Statement adalah instruksi atau perintah kepada suatu program ketika program itu dieksekusi untuk menjalankan sebuah aksi. Dan apabila kita coba simpulkan Statement dalam sebuah program computer adalah Satu atau lebih intruksi atau perintah pada suatu program komputer yang akan  dieksekusi untuk menjalankan sebuah aksi jika kondisinya atau perintahnya bernilai benar.
Komputer akan menghasilkan sebuah keluaran atau Output Jika Komputer tersebut di beri masukan atau Input, melalui proses pengolahan inilah maka pada akhirnya akan di hasilkan sebuah informasi. Statement yang di input kepada sebuah program yang pada hal ini kita membahas program BASIC  akan menghasilkan sebuah Output, adapun statement yang ada pada program BASIC adalah, INPUT, REM, LET, READ-DATA, RESTORE, PRINT.

STATEMENT INPUT
Perintah INPUT digunakan untuk menerima masukan data dari keyboard. Variasi penggunaan dan cara penulisan perintah INPUT adalah sebagai berikut. :
INPUT “Masukkan nama : “, nama$
PRINT nama$
INPUT “Masukkan Nilai:”, nilai$
PRINT nilai$
END
Output
input
Jika pada perintah input tidak ditambahkan pesan (yang tertulis di antara dua tanda petik), pada saat program di-RUN akan keluar tanda tanya yang artinya computer menunggu pemakai program untuk memasukkan data yang diinginkan. Untuk mengakhiri proses pemasukan data harus ditekan tombol ENTER. Perintah INPUT dapat digunakan untuk memasukkan data numerik (angka) maupun string.
STATEMENT REM
Statement REM digunakan untuk memberikan remark, komentar, judul, penjelasan program, keterangan mengenai variabel program tanpa merubah program tersebut. Statement REM bisa diletakan dimana saja, di awal, di tengah ataupun di akhir program.
Contoh
REM TUGAS KELOMPOK DARI IBU JEN
REM COBA COBA BIKIN STATEMENT
LET SISI1=6
LET SISI2=6
LUAS = SISI1*SISI2
PRINT “LUAS=”;LUAS
END
OUTPUT
LUAS = 36
REM
STATEMENT LET
Digunakan untuk memasukan sebuah nilai/harga kedalam suatu variabel yang mana harga/nilai dari variabel tersebut boleh berubah.
Misal LET A = 5
LET  variabel   =   nilai/ekspresi
Contoh :     LET  A = 8
LET  B = 4
LET  B = A
LET NAMA$ =  “KELOMPOK4”
PRINT NAMA$
Output
Kelompok 4
4
LET
Dan Statement LET ini bersifat opsional.
STATEMENT READ-DATA
Statement READ akan membaca nilai-nilai yang di deskripsikan atau di definisikan dalam Statement DATA kedalam variabel yang ada dalam intruksi READ. Statement READ-DATA juga dapat digunakan untuk membaca deretan nilai yang berbeda jenisnya, Statement DATA bisa diletakan dimana saja, akan tetapi sangat disarankan untuk menempatkanya di awal atau akhir program agar mempermudah dalam pencarianya. Jumlah DATA harus sama atau lebih besar atau banyak dari jumlah variabel, apabila terdapat kekurangan DATA maka BASIC akan menampilkan pesan kesalahan OUT OF DATA dan program akan dihentikan.
READ VAR1 (Var1,…..)
DATA VAR2 (Data2,….)
Contoh :
REM TUGAS KELOMPOK DARI IBU JEN
REM READ-DATA CONTOH KELOMPOK4
LET NAMA$=”KELOMPOK4”
DATA 1,2,4
READ A,B,C
PRINT NAMA$
PRINT A,C
END
Output
KELOMPOK4
1                                   4
Contoh 2
REM TUGAS KELOMPOK DARI IBU JEN
REM READ-DATA CONTOH KELOMPOK4
LET NAMA$=”KELOMPOK4”
DATA 14,7
READ A,B
LET C=(A*B)/2
PRINT NAMA$
PRINT C
PRINT B
END
Output
KELOMPOK4
49
7
STATEMENT RESTORE
        Statement RESTORE menyebabkan data yang sama dibaca sekali lagi dengan nama variabel yang dapat berbeda.
Contoh :
REM TUGAS KELOMPOK DARI IBU JEN
REM READ-DATA CONTOH KELOMPOK4
LET NAMA$=”KELOMPOK4”
DATA 1,2,3
READ A,B,C
LET D=A*B*C
PRINT NAMA$
RESTORE
READ W,X,Y
LET Z=W*X*y
PRINT Z
END
Output
KELOMPOK4
6
6
STATEMENT PRINT
        Statement PRINT digunakan untuk menampilkan data hasil pengolahan pada tampilan layar. Data yang ditampilkan dapat merupakan ekspresi, ekspresi adalah himpunan karakter numerik dan atau string yang dapat dipisahkan dengan ( , dan ; ), pada penulisan statement PRINT dapat menggunakan pemisah ( , dan ; ) untuk mengatur jarak tampilan pada layar, (,) dapat mengatur tampilan dalam zona tertentu dengan jarak 11-14 spasi (kolom) dalam satu layar terdapat 80 kolom, lalu (;)untuk mengatur jarak satu spasi (kolom). Lalu bisa menampilkan nilai dengan tabulasi untuk menampilkan suatu nilai di kolom tertentu dengan menuliskan posisi kolomnya.
Contoh menampilkan nilai string dan karakter :
REM TUGAS KELOMPOK DARI IBU JEN
REM READ-DATA CONTOH KELOMPOK4
NAMA$=”KELOMPOK4”
PRINT “     “+ NAMA$
PRINT “JL. KH. NOER ALI, KALIMALANG BEKASI ”
PRINT “—————————————-“
END
Output
Contoh menampilkan nilai numerik :
REM TUGAS KELOMPOK DARI IBU JEN
REM READ-DATA CONTOH KELOMPOK4
NAMA$=”KELOMPOK4”
PRINT “     “+ NAMA$
PRINT “JL. KH. NOER ALI, KALIMALANG BEKASI ”
PRINT “—————————————-“
PRIA = 3
WANITA = 1
PRINT “PRIA=”; PRIA
PRINT “WANITA=”; WANITA
LET JUMLAH = PRIA + WANITA
PRINT “JUMLAH=”; JUMLAH
END
Output
Contoh menampilkan nilai dengan tabulasi :
PRINT TAB(5);”UNIVERSITAS”
PRINT TAB(2);”GUNADARMA”
END
Output

Ada juga Statement PRINT USING yang dapat digunakan untuk mengatur banyak digit yang ingin ditampilkan di layar. Tanda yang digunakan dalam perintah PRINT USING # Menampilkan bilangan sebanyak dengan digit sebanyak tanda # , +# Menampilkan tanda + jika bilangannya positif $# Menampilkan tanda dollar di awal bilangan, #.##^^^ Tampilkan output dengan notasi eksponen, *# Menampilkan tanda * pada sisa spasi kosong di awal bilangan ###,### Menentukan pemisah digit ribuan dengan tanda , ###.## Menentukan jumlah digit pecahan
Contoh :
a=100000000
print using “###,###,###,###.##”;a
print using “##.###”;10/3
print using “$###,###.##”;12500
print using “*###,###,###,###.##”;a
print using “#.##^^^^”;1234000
Output :

LPRINT
Statement LPRINT digunakan untuk menampilkan keluaran program ke printer. Tata
cara penulisan sama persis dengan perintah PRINT biasa, hanya saja keluarannya tidak ditampilkan di monitor tetapi di printer.
Daftar Pustaka :
Statement Input-Output Pada BASIC oleh http://murtiwiyati.staff.gunadarma.ac.id/
Statemen I-O Minggu Ke 1 oleh vivi_afifah.staff.gunadarma.ac.id/
Dasar Pemrograman Basic oleh prita.staff.gunadarma.ac.id/
Modul Praktikum PKI UDW tahun 2008
http://iqbalbaihaqi.com/statement-input-output-pemrograman-basic/
Read more ...

PERKEMBANGAN BAHASA PEMROGRAMAN BERBASIS DOS DAN WINDOWS

Evolusi Bahasa Pemrograman Berbasis DOS dan Windows :
  • Generasi I ( 1940 ) : Mesin Code ( Bahasa mesin )
  • Generasi II ( 1950 ) : Assembly language ( Bahasa Rakitan )
  • Generasi III ( 1960 ) : High Level ( Cobol & Fortran )
  • Generasi IV ( 1970 ) : Query and DatabaseLanguages
  • Generasi V ( 1980 ) : Sistem Pakar
Perkembangan dari VisualBasic :






  1. GW Basic Basica OBasic QBasic Visual Basic
  2. Microsoft Visual Basic 3.0 menggunakan Sistem operasi Windows 3.1
  3. Microsoft Visual Basic 4.0 menggunakan Sistem operasi 16 bit Windows 3.1dan 32 bit Windows 95
  4. Microsoft Visual Basic 5.0 menggunakan Sistem operasi Windows 95 dan windows NT
  5. Microsoft Visual Basic 6.0 menggunakan Sistem operasi Windows 9x, 2000,
  6. Windows XP dan windows NT.
Berikut Perkembangan Visual Basic secara Jelas : 
      1.   Visual Basic 1.0 (May 1991) di rilis untuk windows pada Comdex/Windows Wordltrade yg  dipertunjukan di Atlanta , Georgia

       2. Visual Basic 1.0 untuk DOS dirilis pada bulan September 1992. Bahasa ini tidak 
       kompatibel dengan Visual Basic For Windows. VB 1.0 for DOS ini versi kelanjutan    dari compiler BASIC, QuickBasic dan BASIC Professional Development System.

       3. Dalam versi 1.0, VB : Microsoft mempunyai komitmen yang kuat untuk terus 
       meningkatkan kelengkapan & fleksibilitas perkembangan VB ini.

4. Visual Basic 2.0 di rilis pada November 1992 Cakupan pemrogramannya Khususnya pada Form yg menjadikan object dapat dibuat secara seketika, serta konsep dasar dari Class modul yg berikutnya di implementasikan pada VB 4

5. Visual basic 3.0 dirilis pada musim panas tahun 1993,untuk menawarkan suatu paradigma pemrograman yang sangat mudah, memungkinkan programmer pemula untuk memulai dan menghasilkan aplikasi sederhana dalam waktu yang singkat.

6. Visual basic 4.0 dirilis pada Agustus 1995 merupakan versi pertama yg dapat membuat windows program 32 bit sebaik versi 16 bit nya.

7. Visual Basic 5.0 ( Februari 1997 ), Microsoft merilis secara ekslusif Visual Basic untuk versi windows 32 bit. Programmer yang menulis programnya pada versi 16 bit dapat dengan mudah melakukan import programnya dari VB 4, VB 5 memperkenalkan kemampuan untuk membuat User Control.

8. Visual basic 6.0 pada akhir tahun 1999 memperbaiki beberapa cakupan, temasuk kemapuannya untuk membuat Aplikasi Web-based . Visual Basic 6 di jadwalkan akan memasuki Microsoft “fasa non Supported” dimulai pada maret 2008.

9. Visual Basic .NET (VB 7), dirilis pada tahun 2002, versi pertama .NET ini mengemukakan bahwa bahasa ini sangat powerful tapi bahasa yg digunakan sangat berbeda dengan bahasa sebelumnya, dengan kekurangan diberbagai area, termasuk runtime-nya yang 10 kali lebih besar dari paket runtime VB6 serta peningkatan penggunan memory.

10. Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1) ,dengan menggunakan NET framework versi 1.1.

11. Visual Basic 2005 (VB 8.0) , merupakan iterasi dari Visual Basic .NET. dan Microsoft memutuskan untuk menghilangkan kata kata .NET pada judulnya.Microsoft memasukan bebrapa fitur baru, diantaranya :
a. Edit and Continue,pada VB 2005 kita diperbolehkan perubahan kode pada saat program dijalankan.
b. Perbaikan pada Konversi dari VB ke VB NET12 Visual Basic .NET 2003 (VB 7.1), dirilis dengan menggunakan NET framework versi 1.1.
 
12. IsNot Patent, merupakan salah satu fitur dari Visual Basic 2005 merupakan konversi If Not X Is Y menjadi If X IsNot Y.

13. Visual Basic 2005 Express, merupkan bagian dari Product Visual Studio. Microsoft membuat Visual Studio 2005 Express edition untuk pemula dan yg gemar dengan VB, salah satu produknya adalah Visual Basic 2005 Express yg merupakan produk gratis dari Microsoft.

14. Visual Basic “Orcas” (VB 9.0) , dijadwalkan akan dirilis pada tahun 2007 dan dibangung diatas .NET 3.5. Pada rilis ini , Microsoft menambahkan beberapa fitur , diantaranya :
a. True Tenary operator , yaitu fungsi If(boolean,value, value) yg digunakan untuk menggantikan fungsi IIF.
b. LINQ Support
c. Ekspresi Lambda
d. XML Literals
e. Nullable types
f. Type Inference

15. Visual Basic ‘VBx’ (VB 10.0), Visual Basic 10, dkenal dengan nama VBx, akan menawarkan dukungan untuk Dynamic Language Runtime. VB 10 direncanakan akan menjadi bagian dari SilverLight 1.1

16. Visual basic versi terakhir yaitu visual basic.Net dirilis pada tahun 2002.
Visual Basic.Net : generasi penerus visual basic 6 dari Microsoft. Dengan visual basic.net kita dapat membangun aplikasi windows, web services dan dan aplikasi ASP.Net secara cepat dan mudah.

Sumber :
tri_s.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/13314/konsep+vb.pdf
http://alfitharul.blogspot.com/2009/09/visual-basicnet_10.html
Read more ...

Mengakses Database pada Delphi dengan ADO

Bahasa pemrograman Delphi dapat digunakan untuk berbagai keperluan baik untuk
perhitungan matematis, aplikasi perkantoran, aplikasi multimedia, pembuatan aplikasi pengolah,
aplikasi kontrol industri sampai kepada aplikasi database. Pada materi ini akan dijelaskan bagaimana
cara mengakses database MS Acces dalam Delphi menggunakan Komponen ADO.
Mungkin anda pernah atau bahkan sering mengembangkan program database dengan Delphi
atau Visual Basic. Anda dapat menggunakan database paradox, dbase maupun MS Acces, dan
mungkin anda mengalami masalah dalam distribusi file yang anda bangun mempunyai ukuran yang
sangat besar karena anda harus menyertakan file database beserta kelengkapannya. Hal ini tentu tidak
menguntungkan terutama jika harus mendistribusikannya lewat email.
Disini akan dibahahas tentang aplikasi database dengan bahasa pemrograman Delphi. Untuk
mengakses database dalam MS Acces, mulai Delphi 5 telah menyediakan komponen ADO yang akan
memudahkan dalam mengelola database yang akan kita bangun. Dengan ADO pada Delphi distribusi
program hanya membutuhkan file exe dan database-nya (*.mdb) saja. Tentu ini untuk program yang
sederhana. Sehingga anda dapat mendistribusikannya dengan mudah.
Memulai Program database Dengan Delphi
Delphi telah menyediakan komponen database yang akan memudahkan kita dalam merancang
dan membangun aplikasi database. Komponen-komponen database dikelompokkan dalam
Component Pallete Data Acces Data Control dan BDE Serta ADO seperti pada gambar dibawah
ini.

 Data Acces dan BDE banyak  berperan pada penentuan sumber data seperti tabel, SQL, query maupun koneksivitasnya. Contoh komponen ini yaitu Table dan Datasource.
 Data Control lebih menekankan pada pengaturan data yang terpasang pada aplikasi sepeti DBLabel, DBNavigator, DBGrid, DBImage, DBMemo, DBEdit, DBCombobox dan lain sebagainya.
 ADO digunakan untuk komunikasi Program dengan Database MS Acces sehingga data yang dibuat dengan MS Acces akan dapat diintegrasikan dengan Delphi Latihan 1. Membuat Program database Dengan Delphi Untuk membuat program database dengan Delphi, sebelumnya anda harus membuat database dalam MS Acces terlebih dahulu.
Contoh database dalam MS. Acces dengan Nama pemasaran yang berisi 4 tabel dengan nama Dosen, Mahasiswa, Nilai dan T_Kuliah Buatlah Form dalam Delphi dan berilah komponen-komponen seperti terlihat pada gambar berikut : Daftar Komponen Yang Digunakan
 ADO Connection Ada Di Pallete ADO  ADOTable Ada di Pallete ADO  DataSource Ada di Pallete Data Acces  DBNavigator Ada di Pallete Data Control
Karena terlalu panjang maka silahkan download versi Ebook nya saja, silahkan dapat di download disini : DOWNLOAD

Sumber : http://www.tutorialdelphi.com/2012/11/mengakses-database-pada-delphi-dengan.html
Read more ...

Cara membuat Flowchart untuk dasar pemrograman komputer

Algoritma yang telah dibuat kemudian digambarkan dalam bentuk  bagan alir (flowchart) dengan menggunakan simbol-simbol  untuk memudahkan memecahkan masalah yang akan diselesaikan. Flowchart adalah skema penggambaran dari algoritma yang disusun dalam bentuk bagan secara berurutan.

Simbol-simbol yang digunakan untuk membuat Flowchart dalam pemrograman komputer.

Contoh-1:

Buatlah flowchart untuk menghitung nilai y dari persamaan y = 2x + 6


Contoh di atas menunjukkan bagaimana  cara menterjemahkan algoritma menjadi flowchart.   

Contoh-2:

Buatlah flowchart untuk menghitung luas lingkaran dengan rumus L = πr2.

Algoritma:
  •      Mulai
  •     Tentukan nilai phi dan r
  •      Hitung L = phi x r2
  •     Cetak Hasil
  •     Selesai
Flowchart:

Setelah membuat flowchart, maka langkah selanjutnya adalah menuliskan kode-kode program berdasarkan bagan alir yang sudah dibuat. Dalam pembahasan ini, saya akan menggunakan Program Pascal. Alasannya karena Program Pascal adalah bahasa yang mudah dipelajari untuk mempelajari konsep-konsep dasar dalam ilmu pemrograman komputer dibandingkan dengan bahasa yang lain. Setelah seseorang telah menguasai konsep dasar pemrograman, maka akan mudah untuk mempelahari bahasa pemrograman yang lain. Sebelum mempelajari kode-kode program, maka kita perlu mengetahui bagaimana struktur dan aturan-aturan program Pascal yang akan kita gunakan.
Sumber : http://spatabang.blogspot.com/2014/01/cara-membuat-flowchart-untuk-dasar.html
Read more ...

Pengertian Algoritma Pemrograman dan Contohnya

Algoritma adalah langkah-langkah yang disusun secara tertulis dan berurutan untuk menyelesaikan suatu masalah.  Sedangkan Algoritma Pemrograman adalah langkah-langkah yang ditulis secara berurutan untuk menyelesaikan masalah pemrograman komputer.

Dalam pemrograman yang sederhana, algoritma merupakan langkah pertama yang harus ditulis sebelum menuliskan program. Masalah yang dapat diselesaikan dengan pemrograman komputer adalah masalah-masalah yang berhubungan dengan perhitungan matematik.

Hal yang penting dikuasai dalam pemrograman adalah logika berpikir bagaimana cara memecahkan masalah pemrograman yang akan dibuat. Kadang-kadang ada masalah matematika yang sangat gampang jika diselesaikan secara tertulis, tetapi cukup sulit jika diterjemahkan ke dalam pemrograman. Jika menemukan hal seperti itu, maka algoritma dan logika pemrograman sangat penting untuk memecahkan masalah.

Sebagai gambaran, saya mengambil masalah Frekuensi data. Misalnya ada sekelompok data seperti berikut :

2    4    6    7    2    4    6    6    9    3    5    6    4

Secara tertulis, frekuensi data diperoleh dengan cara menghitung banyaknya tiap data dan menuliskan data mulai dari data yang terkecil ke terbesar dalam tabel. Kolom pertama berisi data dan kolom kedua berisi frekuensi masing-masing data.

DataFrekuensi
22
31
43
51
64
71
91

Cukup mudah bukan? Bagaimana jika cara  mencari frekuensi di atas dibuat dalam bentuk program? Cukup sulit karena kita perlu menguasai logika pemrograman. Namun kasus ini akan saya bahasa nanti, jika tidak ada halangan.

Baiklah kita mulai untuk membuat Algoritma pemrograman yang sederhana seperti contoh di bawah ini.
Contoh-1 : 

Buatlah algoritma untuk menghitung frekuensi data seperti pada contoh kasus di atas.

Algoritmanya adalah :
  • Mulai
  • Tentukan banyaknya data (n)
  • Tentukan data sebanyak N
  • Urutkan data secara Ascending (Mulai dari data kecil ke besar)
  • Hitung banyaknya data (frekuensi ) tiap data
  • Tampilkan Frekuensi data dalam bentuk tabel
  • Selesai

Contoh-2 :

Buatlah algoritma untuk menghitung nilai y dari persamaan y = 2x + 6
Algoritmanya adalah :
  • Mulai
  • Tentukan nilai x
  • Hitung nilai y = 2x + 6
  • Tuliskan/cetak Nilai x dan y
  • Selesai
Contoh-3:

Buatlah algoritma untuk menghitung nilai y dari persamaan  y =  4x2 + 8x – 2
Algoritmanya adalah :
  • Mulai
  • Tentukan nilai x
  • Hitung nilai y = 4x2 + 8x -2
  • Cetak nilai x dan y
  • Selesai
Setelah menuliskan algoritma, maka langkah selanjutnya adalah menggambarkan algoritma tersebut dalam bentuk bagan alir yang disebut flowchart.

Sumber : http://spatabang.blogspot.com/2014/01/pengertian-algoritma-pemrograman-dan.html
Read more ...

Selasa, 25 November 2014

Kelebihan, Kelemahan dan Aplikasi 10 Bahasa Pemrograman

A. Bahasa C
1. Sejarah
Bahasa C merupakan perkembangan dari bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967. Selanjutnya bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian mengembangkan bahasa yang disebut bahasa B pada tahun 1970. Perkembangan selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C yang diciptakan oleh Dennis Ricthie & W. Kerninghan tahun 1972 di Bell Telephone Laboratories Inc. (Sekarang adalah AT & T Bell Laboratories).
2. Aplikasi bahasa C
  • Bahasa C pertama kali digunakan di Computer Digital Equipment Corporation PDP-11 yang menggunakan system operasi UNIX.
  • Bahasa C juga digunakan untuk menyusun operasi Linux.
  • Banyak bahasa pemrogaman popular seperti PHP dan Java menggunakan sintaks dasar mirip bahasa C.
3. Kelebihan dan Kekurangan Bahasa C

Kelebihan Bahasa C :
  • Bahasa C tersedia hampir di semua jenis computer
  • Kode bahasa C sifatnya adalah portable dan fleksible untuk semua jenis computer.
  • Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci, hanya terdapat 32 kata kunci.
  • Proses executable program bahasa C lebih cepat.
  • Dukungan pustaka yang banyak.
  • C adalah bahasa yang terstruktur.
  • Bahasa C termasuk bahasa tingkat menengah.
Kekurangan Bahasa C :
  • Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai.
  • Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer.
B. Bahasa Java
1. Sejarah
Java mulai dirilis pada tahun 1990 sebagai bahasa program yang disebut Oak, kemudian Sun MycroSystem mendirikan kelompok kerja yang terdiri atas para programmer handal untuk membuat produk dan memperluas pasar Sun. Oak didesain pertama kali untuk personal digital assistance yang disebut *7 yang akan dipasarkan Sun dengan fasilitas Graphical User Interface.
Ternyata *7 tidak pernah dipasarkan dan secara kebetulan Sun membentuk suatu perusahaan yang disebut Firstperson untuk mengembangkan *7 dalam bentuk TV set-top boxes untuk televisi interaktif. Karena persaingan begitu ketat akhirnya prospek TV interaktif menurun dan akhirnya Oak tidak laku di pasaran. Akan tetapi FirstPerson dan Oak mengalami kegagalan. bermunculan para perintis internet khususnya World Wide Web seperti Netscape membuat software yang memungkinkan terjadinya koneksi antara internet dengan www. Sun akhirnya menyadari bahwa Oak memiliki kemungkinan besar untuk membuat jalur akses ke dunia web. Tidak lamam kemudian Oak diluncurkan di Internet dengan nama baru yaitu, Java.
Sekarang, java masih dalam taraf pengembangan dan sudah mempengaruhi arah pemrogaman computer dan internet. Bahasa pemrogaman Java dirilis secara gratis di Internet dan Sun memberikan lisensi penuh terhadap implementasi Java dan segala komponennya untuk digunakan di berbagai vendor software Internet dengan harapan supaya dapat menciptakan standard pemrogaman web.
2. Aplikasi Bahasa Java
  • Pemrograman jaringan
  • Pembuatan aplikasi berbasis windows
  • Program untuk membuat web
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan Bahasa Java :
  • Sederhana dan ampuh, java menyediakan sarana untuk membuat program (applet) yang berjalan pada web browser. Programmer dapat menggunakan applet kecil yang aman, dinamik, lintas platform, aktif dan siap dijalankan di jaringan.
  • Aman, java dirancang dengan konsep keamanan internet.
  • Berorientasi objek, java tidak diturunkan bahasa pemrogaman manapun. Java memiliki keseimbangan yang menyediakan mekanisme peng-class-an sederhana dengan model antarmuka dinamik yang intuitif hanya jika diperlukan.
  • Kokoh, java membatasi programmer dengan memberi kunci supaya progamer dapat menemukan kesalahan lebih cepat saat mengembangkan program.
  • Interaktif, java dirancang untuk menciptakan program jaringan yang interaktif.
  • Netral terhadap berbagai arsitektur, java mampu berjalan dalam platform apapun seperti PC, UNIX, Macintosh, dll.
  • Terinterpretasi dan berkinerja tinggi, java melengkapi keajaiban lintas platform yang luar biasa dengan kompilasi ke dalam representasi langsung yang disebut java code byte yang dapat diterjemahkan oleh system apapun yang memiliki java interpreter dan java virtual machine.
  • Mudah dipelajari karena bersifat sederhana.
  • Mendukung koneksi ke database.
Kekurangan bahasa Java :
  • Java memiliki kecepatan yang kurang dari bahasa C ++.
  • Implementasi J2ME tidak global. Misalnya, J2ME untuk Motorola dengan J2ME untuk Sony Ericson tidak sama. Berbeda lagi J2ME untuk Nokia. Setiap produk selalu mempunyai modul tersendiri yang dinilai aneh penerapannya dan harus di-compile dengan modul yang berbeda-beda.
  • Java memakan banyak memori computer.
  • Java merupakan bahasa yang kompleks dan susah dipelajari.
  • Program yang dibuat oleh bahasa ini lebih lambat disbanding program yang dibuat dengan bahasa lain seperti C atau C++.
C. Bahasa Pascal
1. Sejarah
Pascal dibuat pertama kali oleh Prof. Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. pascal berasal dari nama matematikawan yaitu Blaise Pascal. Pascal digunakan untuk mengenalkan pemrograman terstruktur.
2. Aplikasi Bahasa Pascal
  • Pascal dipakai sebagai landasan pembuatan kode perangkat lunak Delphi (berbasis windows).
  • Pascal dipakai sebagai landasan pembuatan kode perangkat lunak Kylix (berbasis Linux).
3. Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan bahasa Pascal :
  • Tipe data standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia bahasa pemrogaman. Pascal memiliki tipe data standar Boolean, integer, char, real, string.
  • User defined data types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
  • Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variable dan variable tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain format yang ditentukan.
  • Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedur dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
  • Sederhana dan ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Kekurangan bahasa Pascal :
  • Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata yang terbatas.
  • Sintaks Pascal terlalu bertele-tele.
  • Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek.
  • Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang besar.
D. Bahasa PHP
1. Sejarah
PHP adalah bahasa pemrogaman web atau scripting language yang didesain untuk web. PHP dibuat pertama kali oleh Rasmus Lerdford untuk menghitung jumlah pengunjung pada homepagenya pada akhir tahun 1994. PHP terus berkembang dari PHP 1 yang ditulis ulang Rasmus dalam bahasa C pada tahun 1995 sampai PHP 4 yang diluncurkan tanggal 22 Mei 2000.
2. Aplikasi Bahasa PHP
  • PHP digunakan sebagai landasan operasi pada pemrogaman jaringan berbasis web.
  • PHP digunakan juga untuk pemrogaman database.
  • PHP digunakan untuk membuat aplikasi web.
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
  • PHP menjadi popular karena kesederhanaannya dan kemampuannya dalam menghasilkan berbagai aplikasi web seperti counter, system artikel/ CMS, e-commerce, bulletin board, dll.
  • PHP adalah salah satu bahasa server-side yang didesain khusus untuk aplikasi web.
  • PHP termasuk dalam Open Source Product dan telah mencapai versi 4.
  • Aplikasi PHP cukup cepat dibandingkan dengan aplikasi CGI dengan Perl atau Phyton bahkan lebih cepat disbanding dengan ASP maupun Java dalam berbagai aplikasi web.
  • Tersedia baik di Windows maupun Linux, walau saat ini paling efektif di web server Apache dan OS Linux.
  • Sintaks mirip C dan mudah dipelajari.
  • Komunitas yang ramai dan saling membantu, seperti di diskusiweb.com, phpbuilder.com, phpindo.com, dll.
  • Berbagai script atau aplikasi yang gratis telah tersedia.
Kekurangan :
  • Tidak detail untuk pengembangan skala besar.
  • Tidak memiliki system pemrogaman berorientasi objek yang sesungguhnya.
  • Tidak bisa memisahkan antara tampilan dengan logic dengan baik.
  • PHP memiliki kelemahan security tertentu apabila programmer tidak jeli dalam melakukan pemrogaman dan kurang memperhatikan isu konfigurasi PHP.
  • Kode PHP dapat dibaca semua orang, dan kompilasi hanya dapat dilakukan dengan tool yang mahal dari Zend.
E. Bahasa Ruby
1. Sejarah
Ruby adalah bahasa pemrogaman scripting yang berorientasi objek. Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa pemrogaman scripting yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan bahasa C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Phyton.
Ruby pertama kali dibuat oleh seorang programmer Jepang bernama Yukihiro Matsumoto. Penulisan Ruby dimulai pada February 1993 dan pada Desember 1994 dirilis versi alpha dari ruby. Pada awal perkembangan Ruby, Yukihiro meulis Ruby sendiri sampai pada tahun 1996 terbentuk komunitas Ruby yang banyak mengkotribusikan Ruby.
2. Aplikasi bahasa Ruby
  • Implementasi besar Ruby pada JRuby dan Rubinius.
  • Ruby dapat diterapkan pada teknologi Asynchronous JavaScript dan XML (AJAX).
  • Ruby on Rails untuk membuat framework web.
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
  • Sintaks sederhana.
  • Memiliki Exception Handling yang baik.
  • OOP.
  • Single inheritance.
  • Didukung oleh OS Linux, Windows, MacOS X, OS/2, BeOs, dan Unix.
  • Merupakan bahasa pemrograman scripting yang berorientasi objek.
  • Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori.
Kelemahan :
  • Multithreading. Implementasi thread di ruby masih berupa green thread, bukan native thread. Hal ini membuat aplikasi GUI (desktop) dengan background thread tidak mungkin diimplementasikan di ruby.
  • Virtual Memory, ruby masih fully interpreted sehingga program ruby cenderung lebih lambat.
  • Spek. saat ini spesifikasi ruby (syntax, behaviour, dll) adalah implementasi ruby yang asli dari matz.
  • IDE. Saat ini kualitas IDE untuk ruby masih jauh daripada .net dan java. Tapi dengan bermunculnya IDE ruby yang dibuat dengan java.net, kondisinya agak berubah. Tapi karena ruby bahasa yang sangat dinamis, sulit untuk bisa mendapatkan informasi secara lengkap mengenai struktur sebuah program ruby secara statis.
F. Bahasa PROLOG

1. Sejarah
Prolog (Programmation en logique) adalah bahasa pemrograman logika atau bahasa non-prosedural. Bahasa ini diciptakan oleh Alain Colmerauer dan Robert Kowalski sekitar tahun 1972 dalam upaya untuk menciptakan suatu bahasa pemrograman untuk aplikasi kecerdasan buatan. Bahasa ini menjadi popular semenjak Jepang mengumumkan pada tahun 1981 bahwa jepang akan menggunakannya sebagai basis computer “generasi kelima”.
2. Aplikasi bahasa Prolog
  • Bahasa pemrograman Artificial Intellegence dan robot.
  • Bahasa pemrograman computer generasi kelima.
  • PROLOG banyak digunakan dalam aplikasi pembuatan bahasa alami, penulisan compiler, penambahan ilmu pada sistem pakar dan purwarupa (prototype) perangkat lunak.
  • Bagus untuk menulis sistem pakar dan knowledge based system.
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
  • Berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain, yang menggunakan algoritma konvensionl sebagai teknik pencariannya seperti pada Delphi, Pascal, Basic, COBOL dan bahasa pemrograman yang sejenisnya, maka prolog menggunakan teknik pencarian yang di sebut heuristik (heutistic) dengan menggunakan pohon logika.
  • Melakukan komputasi rumit pada data yang kompleks.
  • Mengekpresikan algoritma dengan baik.
  • Mengalokasikan memori secara dinamis sehingga programmer tidak harus mendeklarasikan ukuran sebuah struktur data sebelum membuatnya.
  • Mengembangkan dan memodifikasi dirinya sendiri sehingga sebuah program dapat “belajar” melalui informasi yang didapat selama program dijalankan
  • PROLOG mempunyai Automated Reasoning Procedure (Prosedur Sebab-Akibat Otomatis) yang disebut Inference Engine (Inference = proses pengambilan kesimpulan) yang sudah built-in didalamnya. Akibatnya, program yang menggunakan logika sebab-akibat jadi lebih mudah ditulis dalam PROLOG.
Kekurangan :
  • Pemborosan dalam pengalokasian memory sehingga program berjalan menjadi lambat
G. Bahasa Phyton
1. Sejarah
Bahasa pemrograman ini dibuat oleh Guido van Rossum dari Amsterdam, Belanda. Pada awalnya, motivasi pembuatan bahasa pemrograman ini adalah untuk bahasa skrip tingkat tinggi pada sistem operasi terdistribusi Amoeba. Bahasa pemrograman ini menjadi umum digunakan untuk kalangan engineer seluruh dunia dalam pembuatan perangkat lunaknya, bahkan beberapa perusahaan menggunakan python sebagai pembuat perangkat lunak komersial.
Python merupakan bahasa pemrograman yang freeware atau perangkat bebas dalam arti sebenarnya, tidak ada batasan dalam penyalinannya atau mendistribusikannya. Lengkap dengan source codenya, debugger dan profiler, antarmuka yang terkandung di dalamnya untuk pelayanan antarmuka, fungsi sistem, GUI (antarmuka pengguna grafis), dan basis datanya. Python dapat digunakan dalam beberapa sistem operasi, seperti kebanyakan sistem UNIX, PCs (DOS, Windows, OS/2), Macintosh, dan lainnya. Pada kebanyakan sistem operasi linux, bahasa pemrograman ini menjadi standarisasi untuk disertakan dalam paket distribusinya.
2. Aplikasi bahasa Phyton
  • Perangkat bantu shell. Tugas-tugas sistem administrator, program baris perintah.
  • Kerja bahasa ekstensi. Antarmuka untuk pustaka C/C++, kustomisasi.
  • Pembuatan prototipe secara cepat/pembuatan sistem aplikasi. Prototipe yang dapat dibuang atau sesuai dengan permintaan.
  • Modul berdasarkan bahasa pemrograman. Pengganti dari penulisan parser khusus.
  • Antarmuka pengguna grafis. Penggunaan GUI API sederhana dan canggih.
  • Pengaksesan basisdata. Penyimpanan objek tetap, antarmuka sistem SQL.
  • Pemrograman terdistribusi. Penggunaan API mekanisme client/server terintegrasi.
  • Skrip internet. Skrip CGI, antarmuka HTTP, Aplet WWW, dan lainnya.
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
  • Tidak ada tahapan kompilasi dan penyambungan (link) sehingga kecepatan perubahan pada masa pembuatan system aplikasi meningkat.
  • Tidak ada deklarasi tipe sehingga program menjadi lebih sederhana, singkat, dan fleksible.
  • Manajemen memori otomatis yaitu kumpulan sampah memori sehingga dapat menghindari pencatatan kode.
  • Tipe data dan operasi tingkat tinggi yaitu kecepatan pembuatan system aplikasi menggunakan tipe objek yang telah ada.
  • Pemrograman berorientasi objek.
  • Pelekatan dan perluasan dalam C.
  • Terdapat kelas, modul, eksepsi sehingga terdapat dukungan pemrograman skala besar secara modular.
  • Pemuatan dinamis modul C sehingga ekstensi menjadi sederhana dan berkas biner yang kecil
  • Pemuatan kembali secara dinamis modul phyton seperti memodifikasi aplikasi tanpa menghentikannya.
  • Model objek universal kelas Satu.
  • Konstruksi pada saat aplikasi berjalan.
  • Interaktif, dinamis dan alamiah.
  • Akses hingga informasi interpreter.
  • Portabilitas secara luas seperti pemrograman antar platform tanpa ports.
  • Kompilasi untuk portable kode byte sehingga kecepatan eksekusi bertambah dan melindungi kode sumber.
  • Antarmuka terpasang untuk pelayanan keluar seperti perangkat Bantu system, GUI, persistence, database, dll.
Kekurangan :
  • Beberapa penugasan terdapat diluar dari jangkauan python, seperti bahasa pemrograman dinamis lainnya, python tidak secepat atau efisien sebagai statis, tidak seperti bahasa pemrograman kompilasi seperti bahasa C.
  • Disebabkan python merupakan interpreter, python bukan merupakan perangkat bantu terbaik untuk pengantar komponen performa kritis.
  • Python tidak dapat digunakan sebagai dasar bahasa pemrograman implementasi untuk beberapa komponen, tetapi dapat bekerja dengan baik sebagai bagian depan skrip antarmuka untuk mereka.
  • Python memberikan efisiensi dan fleksibilitas tradeoff by dengan tidak memberikannya secara menyeluruh. Python menyediakan bahasa pemrograman optimasi untuk kegunaan, bersama dengan perangkat bantu yang dibutuhkan untuk diintegrasikan dengan bahasa pemrograman lainnya.
H. Bahasa Cobol
1. Sejarah
COBOL diciptakan pada tahun 1959. Bahasa COBOL pertama kali diperkenalkan secara resmi atau formal pada bulan Januari 1960. Versi dari bahasa COBOL ini disebut dengan COBOL-60. Dan diperbaharui pada tahun 1965. Bila suatu bahasa komputer tidak standar, dalam arti banyak versinya, maka menyulitkan pemakai untuk menerapkannya, pemakai harus menyesuaikan versi dari COBOL yang dipakai oleh komputer tertentu. Untuk mengatasi masalah hal ini, pada tahun 1968 dan 1974 bahasa COBOL dikembangkan dan disempurnakan lebih lanjut dan distandardisasikan dengan nama ANSI COBOL (American National Standards Institute ). ANSI COBOL ini yang sekarang banyak diterapkan oleh sejumlah pabrik-pabrik komputer. Dengan adanya standardisasi, pemakai tidak terlalu sulit menggunakan bahasa COBOL versi yang berbeda, karena inti dari bahsa ini sama.
2. Aplikasi bahasa COBOL
  • Untuk membuat aplikasi bisnis
  • Untuk pengolahan data dan database
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
  • Program COBOL dibuat dalam instruksi bahasa inggris, sehingga lebih mudah dipelajari dan dibuat.
  • Program COBOL sesuai untuk pengolahan data yang banyak diterapkan pada permaslahan .
  • Program COBOL sifatnya standard, sehingga dapat dipergunakan pada komputer-komputer yang berbeda, tanpa banyak perbedaan.
  • Struktur program COBOL jelas, sehingga dapat dimengerti oleh orang seperti akuntan, auditor, atau manajer-manajer yang hanya mempunayai pengetahuan pengolahan data yang sedikit.
  • COBOL menyediakan fasilitas Listing Program, bilamana perlu dapat diperiksa oleh orang lain selain programer.
  • Mudah didokumentasikan dan dikembangkan bilamana perlu.
  • Problem Orientad Language.
Kekurangan :
  • Operasi masukan dan keluaran yang masih kaku.
  • Struktur penulisan program yang sangat kaku dan bertele-tele.
I. Bahasa Basic
1. Sejarah
BASIC adalah beginner all-purpose symbolic instruction code dikembangkan tahun 1965 di Darmouth College oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz. Awalnya ditujukan untuk pengajaran dasar pemrogaman computer.
2. Aplikasi bahasa Basic
  • Landasan pemrograman Visual Basic dan visual basic for application.
  • Bahasa pemrograman pada banyak produk Microsoft seperti untuk administrasi dan otomatisasi batch skrip, windowskrip house.
  • Untuk pembuatan program kid Basic, FreeBasic, dan Gambas.
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
  • Bahasa Basic tergolong bahasa serbaguna dan dapat digunakan di aplikasi apa saja.
Kekurangan :
  • Bahasanya kurang terstruktur.
  • Tidak cocok untuk membuat aplikasi besar.
  • Sintaksnya penuh dengan GOTO yang menyesatkan.
  • Bahasa ini merupakan bahasa yang primitif di era DOS.
A. Bahasa C++
1. Sejarah
Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup tahun 1983 di Lab Bell. C++ merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek menggunakan kaidah bahasa C
2. Aplikasi bahasa C++
  • Sebagai bahasa pemrograman di Windows, UNIX, Linux.
  • Visual C++ dapat dibuat aplikasi apa saja seperti database.
  • Bahasa untuk pembuatan system operasi, game, system kendali,pembuatan aplikasi
  • Untuk membuat bahasa baru atau membuat compiler bahasa baru
  • Untuk menulis komponen dan file-file pustaka bahasa lain
3. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan :
  • Merupakan induk dari bahasa pemrograman perl, php, phyton, visual basic, gambas, java, C#.
  • Compiler bahasa C++ terdapat di semua platform.
  • Untuk pengembangan visual dijejali dengan platform yang sangat banyak seperti OWL, MFC, Cocoa, QT, GTK, dll.
  • Merupakan pemrograman berorientasi objek.
Kekurangan :
  • Bahasa ini cukup sulit untuk dipel;ajari dan dipahami.
  • Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai.
  • Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer.
Sumber : https://andikafisma.wordpress.com/kelebihan-kelemahan-dan-aplikasi-10-bahasa-pemrograman/
Read more ...

Senin, 24 November 2014

Statement Kendali



        

STATEMEN  KENDALI

 


v IF THEN ELSE
Dengan IF...THEN...ELSE, pemrograman dapat mengatur tindakan yang akan dilakukan kalau kondisi bernilai benar ataupun tindakan yang akan dijalankan kalau kondisi salah.

Bentuk umum IF...THEN...ELSE dibagi menjadi 2 kelompok :
1.      IF...THEN...ELSE Satu baris
2.      IF...THEN...ELSE Banyak baris

v   IF...THEN...ELSE Satu Baris


Di dalam program jika kita menjumpai dua kemungkinan atau pilihan pencabangan, kita bisa menggunakan IF...THEN...ELSE satu  baris.

Bentuk Umum :
IF kondisi  THEN { statement1 nobar1 │GOTO label1 }
               [ ELSE { statement2 nobar2 GOTO label2  }  ]

dengan parameter-parameternya :
         Kondisi               : syarat yang akan ditest
         statement1,                    
         statement2          : statement yang akan dikerjakan
         nobar1, nobar2  : nomor baris yang dituju
         label1, label2      : label baris yang dituju

Parameter :
§  kondisi atau syarat yang ditest dinyatakan dengan operator relasi atau operator pembanding (<, <=, =, >=, >, < >).
§  Nobar1, dan nobar2 menunjukkan label baris yang berupa angka
§  Label1, dan label2 menunjukkan label baris yang berupa label alphanumeris (diawali dengan huruf)

Bentuk umum diatas bisa dijelaskan sebagai berikut :
§  Jika kondisi bernilai benar, maka salah satu dari tiga pilihan dibelakang statement THEN akan dikerjakan.
§  Jika kondisi salah, maka salah satu dari tiga pilihan dibelakang statement ELSE akan dikejakan.
§  Jika statement ELSE tidak ditulis maka proses eksekusi langsung akan melompat ke baris dibawah statement IF.

Bagan alir IF satu baris
                                a                                                                                              b                             
Gambar a. Tanpa statement ELSE
               b.  Dengan statement ELSE




Contoh :
1.      IF i >= kali THEN 20
2.      IF ( i <= 100 ) AND ( i >= 80 ) THEN PRINT i
3.      IF ( i >= 100 ) OR ( i <= 80 ) THEN PRINT i
4.      IF i >= kali THEN GOTO 20 ELSE kali = kali + 1
5.      CLS
INPUT “Total Pembelian :” , TotalBeli
Korting = 0
IF TotalBeli >= 100000 THEN Korting = .1 * TotalBeli ElSE Korting = 0
PRINT “Korting = “ ; Korting
END

Dalam Penulisan statement IF...THEN...ELSE satu baris, semua parameter harus ditulis menjadi satu baris statement.

v IF...THEN...ELSE Banyak baris

         Di dalam program jika kita menjumpai lebih dari dua kemungkinan atau lebih pilihan pencabangan, kita bisa menggunakan IF...THEN...ELSE banyak baris.

4 aturan penggunaan blok IF...THEN...ELSE yaitu :
1.     Di belakang statement THEN tidak boleh ada statement apapun selain baris komentar. Jika anda menuliskan sesuatu statement, kompiler akan menganggapnya sebagai  statement IF...THEN...ELSE satu baris.
2.     Kata ELSE, ELSEIF dan END IF  hanya boleh diawali dengan nomor baris atau label baris. Jika tidak, maka kata ini harus merupakan kata awal dari baris tersebut.
3.     Blok IF harus terletak sebagai statement pertama dalam suatu baris.
4.     Blok harus diakhiri dengan END IF.    


Bentuk Umum :
IF kondisi1 THEN
       Statement1
[ ELSEIF kondisi2 THEN
          [ statement2 ] ]
.
.
[ ELSE
          [ statementn ] ]

END IF


dengan parameter-parameternya :
      kondisi1,              
      kondisi2, …                : syarat yang harus ditest             
            statement1,
     statement2, …        : blok statement  yang  akan  dikerjakan  sesuai   dengan             kondisi yang dipenuhi.

Bentuk umum diatas bisa dijelaskan sebagai berikut :
§  Jika kondisi1 bernilai benar, blok statement1 akan dikerjakan diteruskan ke statement IF.
§  Jika kondisi1 bernilai salah, kompiler akan mentest kondisi2.Jika bernilai benar, maka blok statement2 akan dikerjakan, diteruskan ke statement END IF. Dst

      Contoh :
       CLS
 PRINT “1. Nasi Soto Ayam”
                PRINT “2. Nasi Rames”
                INPUT “Pilihan (1..2) : “, Pil%
                IF PIL% = 1 THEN
                            PRINT “Nasi Soto Ayam”
                            ELSEIF PIL% = 2 THEN
                                        PRINT “Nasi Rames”
                                        ELSE
                                                    PRINT “Pilihan Anda tidak dimengerti”
END IF
END

Bagan alir blok IF...THEN...ELSE







v SELECT CASE
         Statement SELECT CASE dapat digunakan untuk memilih satu diantara sejumlah alternatif.

Perbedaan SELECT CASE dan IF…THEN…ELSE :

SELECT CASE kondisi yang ditest hanya sebuah, dan proses eksekusi akan diteruskan ke bagian tertentu dari suatu program berdasarkan nilai kondisi yang ditest.
IF…THEN…ELSE banyak baris dapat mentest lebih dari sebuah kondisi yang satu sama lain saling berbeda.

Bentuk Umum :
    SELECT CASE ungkapan
                CASE nilai1
                            [ statement1 ]
                [ CASE nilai2
                            [ statement2 ] ]
                .
                .
                [ CASE ELSE
                            [ statementn ] ]
      END SELECT

dengan parameter-parameternya :
      ungkapan       : sembarang ungkapan (numeris atau untai)
      nilai1,
      nilai2, …         : nilai-nilai dari parameter ungkapan
            statement1,
            statement2, …: statement-statement yang akan dikerjakan.
Contoh :

CLS
PRINT “1. Nasi Soto Ayam”
PRINT “2. Nasi Rames”
PRINT “3. Nasi Gudeg”
INPUT “Pilihan (1..3) : “, Pil%
SELECT CASE Pil%
            CASE 1
                        PRINT “Nasi Soto Ayam”
            CASE 2
                        PRINT “Nasi Rames”
            CASE 3
                        PRINT “Nasi Gudeg”
            CASE ELSE
                        PRINT “Pilihan Anda tidak dimengerti”
END SELECT
END

Bagan alir statement SELECT CASE


 











            Untuk menentukan ungkapan yang mempunyai jangkauan tertentu bisa digunakan bentuk umum sebagai berikut :
1.      CASE ungkapan TO ungkapan
Jika menggunakan kata baku TO tulislah ungkapan yang mempunyai nilai yang paling kecil terlebih dahulu.

Contoh :
CLS
PRINT “Ketik sebuah karakter” ;
Kar$ = INPUT(1)
PRINT kar$
SELECT CASE Kar$
                  CASE “A” TO “Z”
                              PRINT “Merupakan huruf kapital”
                  CASE “a” TO “z”
                              PRINT “Merupakan huruf kecil”
                  CASE “0” TO “9”
                              PRINT “Merupakan digit”
                  CASE “ “
                              PRINT “Spasi yang Anda tekan”
                  CASE “!”, “@”, “#”, “$”, “%”, “^”, “&”, “*”
                              PRINT “Anda menekan suatu tombol”
                  CASE ELSE
                              PRINT “Bukan angka, huruf, spasi ataupun”
                              PRINT “Simbol !, @, #, $, %, ^, &, *”
      END SELECT
      END



2.      CASE IS oprelasi ungkapan
Oprelasi : sembarang ungkapan relasi ( <, <=, =, >=, >, <>)

      Contoh :
CLS
INPUT “Tahun : “, Tahun%
SELECT CASE Tahun%
                  CASE IS < 1945
                              PRINT “Tahun sebelum kemerdekaan”
                  CASE IS = 1945
                              PRINT “Tahun kemerdekaan”
                  CASE IS > 1945
                              PRINT “Masa pasca kemerdekaan”
END SELECT
END















LATIHAN


1.                        CLS
PRINT “Ketik Pilihan “
INPUT “Pilihan (1..4) : “ , Pil%
IF (Pil% >=1) AND (Pil% <= 4) THEN
         PRINT “Pilihan Benar”
ELSE
         PRINT “Pilihan Salah”
END IF
                        END

                        Output :
                        Ketik Pilihan
               Pilihan (1..4) : 1
               Pilihan Benar           

2.            ULANGLagi :
CLS
INPUT “Nama mahasiswa : “ ; nama$
INPUT “Nomor induk                : “ ; nomor$
INPUT “Nilai total         : “ ; nilAngka
‘ * Konversi *
IF nilAngka > 90 THEN
Nilai Huruf$ = “ A ”
ELSEIF (nilAngka <= 90 ) AND (nilAngka >= 75 ) THEN
Nilai Huruf$ = “ B “
ELSEIF (nilAngka <= 74 ) AND (nilAngka >= 65 ) THEN
Nilai Huruf$ = “ C “
ELSEIF (nilAngka <= 64 ) AND (nilAngka >= 55 ) THEN
Nilai Huruf$ = “ D “
ELSE
Nilai Huruf$ = “ E “
END IF
‘ * Cetak hasil *
PRINT
PRINT “Nama : ” ; nama$ ; spc (5) ;
PRINT “No. Induk : “ ; nilaiAngka
PRINT :Nilai huruf : “ ; nilaiHuruf$
PRINT
‘ * Akan mencoba lagi ? *
INPUT “Akan mencoba lagi ? Y/T : “ cobaLagi$
IF UCASE$ (cobaLagi$) = “Y” THEN GOTO ULANGLagi
PRINT
PRINT “Selesai…!”
END

Output :
Nama mahasiswa : OKKY
Nomor induk        : 10-28-1988
Nilai Total             : 92

Nama : OKKY         No. Induk : 10-28-1988
Nilai angka : 92
Nilai huruf : A

Akan mencoba lagi ? Y/T : T

Selesai…!                

3.            ULANGLagi :
CLS
INPUT “Nama mahasiswa : “ ; nama$
INPUT “Nomor induk       : “ ; nomor$
INPUT “Nilai total            : “ ; nilAngka
‘ * Konversi *
SELECT CASE nilaiAngka
CASE IS >  90
Nilai Huruf$ = “ A ”
CASE 75 TO 90
Nilai Huruf$ = “ B “
CASE 65 TO 74
Nilai Huruf$ = “ C “
CASE 55 TO 64
Nilai Huruf$ = “ D “
CASE ELSE
Nilai Huruf$ = “ E “
END SELECT
‘ * Cetak hasil *
PRINT
PRINT “Nama : ” ; nama$ ; spc (5) ;
PRINT “No. Induk : “ ; nilaiAngka
PRINT :Nilai huruf : “ ; nilaiHuruf$
PRINT
‘ * Akan mencoba lagi ? *
INPUT “Akan mencoba lagi ? Y/T : “ cobaLagi$
IF UCASE$ (cobaLagi$) = “Y” THEN GOTO ULANGLagi
PRINT
PRINT “Selesai…!”
END
Output :
Nama mahasiswa : OKKY
Nomor induk        : 10-28-1988
Nilai Total             : 92

Nama : OKKY         No. Induk : 10-28-1988
Nilai angka : 92
Nilai huruf : A

Akan mencoba lagi ? Y/T : T

Selesai…!                


Read more ...