Semua Tentang Komputer Bisa Kalian Temukan Disini . . .



Postingan Keren

University of Gunadarma

Rifqi fauzi blogspot !!

Senin, 01 Desember 2014

Ketawa sini gan :-D

Ane mw share beberapa pic yg ane temuin di google mudah"an bisa menghibur agan & sista semuanya..

Spoiler for Jangan ditiru gan


Spoiler for Hehe..kasian bapaknya gan


Spoiler for Boleh dicoba nih gan


Spoiler for Kerja Keras Lagi


Spoiler for Gak Kuat gan


Spoiler for Batman & Bane


Spoiler for Sebab super hero jarang online


Spoiler for liat ekspresi kucingnya gan


Spoiler for Beda Gamers dan org biasa


Spoiler for Temennya iseng gan


Spoiler for Kapan Kelarnya ni gan


Spoiler for Abangnya gebetan..Ngeri Gan


Spoiler for Superman vs Batman


Spoiler for Soal ujian yg bikin galau


Spoiler for Antrean jaman sekarang gan


Spoiler for Kasian si peta gan


Spoiler for Beda cowo dan cewe


Spoiler for Seandainya benar terjadi


Spoiler for Translate level dewa


Spoiler for Kebanyakan Tutorial Begini


Spoiler for Beda cewe dan cowo part.2


Spoiler for Beda cewe dan cowo part.3


Spoiler for Beda Cewe dan Cowo kalo Potong rambut


Spoiler for Beda tontonan Cewe dan Cowo


Spoiler for Cara Cowo dan Cewe dlm Memilih Shampo


Spoiler for Hati - Hati gan


Spoiler for Beda Pemilihan tas Cewe dan Cowo


Spoiler for Anti Mainstream gan



Spoiler for Boleh di coba Tips nya Gan


Spoiler for Jangan ditiru gan


Spoiler for Jangan Ngeres dulu gan


Spoiler for Ngeyel si dibilanginnya


Spoiler for Hmmm...


Spoiler for Trauma nih gan


Spoiler for Ini yang Paling Ngeselin Gan..
.
Sumber : http://m.kaskus.co.id/thread/54441a110d8b46061b8b4577/gak-perlu-ngakak-minimal-senyum
Read more ...

Bukan Mie Pelangi Biasa (includ Resep+Tutorial)

Kalau ngomongin kudapan yang namanya MIE, pasti hampir semua orang suka ya gak sih?..contohnya ane, kadang suka hunting MIE yang enak mulai dari Medan, Jakarta, sampai Makassar bahkan Jayapura hehe (serius loh..).

Nah banyak banget rasa dan aneka mie yang ada, tapiiii hati-hati gan, banyak banget sekarang pedagang atau pembuat mie yang nakal, pakai bahan2 berbahaya dalam mie yang di hidangkan, dan yang pastinya akan membahayakan tubuh kita, walau kadang kita sering kali mengacuhkan karena terjadinya penyakit yang diakibatkan bahan2 berbahaya tsb baru dirasakan dalam jangka panjang.

Pernah gak agan makan mie yang kenyal banget? Yang mienya agak bau obat? Atau yang terasa agak aneh lidah? Atau agan2 atau agan wati punya pengalaman yang lain?..bisa dishare gan nanti ane masukan ke pejwan ..


Sekarang nih gak usah terlalu kwatir karena ternyata ada loh mie yang BENAR-BENAR enak dan sehat, contohnya “MIE PELANGI” yang lagi booming sekarang ini karena mulai banyaknya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Bagi yang lum tau apa itu MIE PELANGI yang umum dijual, bisa lihat gambar yang ane ambil dari mbah gugel seperti dibawah ini gan:



atau yang ini :



Nah untuk menambah wawasan, inspirasi dan kreasi atau siapa tau bisa jd lahan bisnis buat agan atau aganwati sekalian, nih ane kasih info yang buat ane sih berguna banget mengenai MIE PELANGI yang rasanya belum ada di tempat lain, and yang paling penting ada resep + tutorialnya..Cekibrot .

Healthy Rainbow Noodle



Resep asli oleh : Diana Cahya (Pemenang NCC Rainbow Week & NCC Bread Week)

Meskipun lagi sakit, tetap semangat kuat pengen bikin ini mie pelangi, biasanya yang orang jual kan 1 batang mie 1 warna, kalau yang aku buat 1 batang mie terdiri 6 warna pelangi dan susunannya pas seperti pelangi (mejikuhibiu), bisa dibayangkan ribetnya? Tapi ya namanya hobi bikin yang unik2, jadinya excited, menyenangkan dan merasa tertantang. Belum lagi ditambah mesin mie manual, harus gilas berulang-ulang supaya hasil mie halus dan kenyal. Lalu nyusun adonannya itu loh yang lumayan deg2an, takut ga jadi hahahaha… Lah gimana ga deg2an, wong maunya 1 batang mie isinya 6 warna urut mejikuhibiu (merah,jingga,kuning,hijau,biru,ungu),tapi waktu melihat hasilnya sesuai harapan, girang setengah mampus deh.. Bahagia rasanya, rasanya seperti dikasih obat yang ampuh banget daripada obat dokter yang lagi aku teguk. Inget loh, hati yang gembira itu adalah obat yang paling manjur hehehe…

Komen dan PM temen2 di FB waktu liat Healthy Rainbow Noodle macem2, ada yang tanya “Ini mie sungguhan? Bisa dimakan? Rasanya gimana ya? Pewarnanya itu ga bikin pahit? Ga takut lue din makan mie warna warni gt, serem loh..” dan lain2 deh…

Eits jangan salah, ini bener2 Healthy Rainbow Noodle , mie yang sehat. Ga percaya? Simak aja cara buatnya, semua warna dari alam alias tumbuh2an, sama spt kreasiku yang lalu “Juicy Rainbow Rice” juga memakai pewarna alami. Bener2 bikin aku makin sreg ngasih nih makanan warna warni ke siapa aja, mau tua, muda, remaja, anak2, amaannn dan sehat! Apalagi anak2 yang suka makan pilih2, Healthy Rainbow Noodle ini bisa jadi pilihan tepat, warna-nya sangat menarik dan menggugah selera hehehe…..

Resep ini adalah resep keluarga turun temurun dan selalu jadi idola, semoga bermanfaat yah


Healthy Rainbow Noodle
(Mie Rainbow Sehat)
By : Diana Cahya

Bahan Mie (per-warna) :
~ 500 gr tepung terigu protein tinggi
~ 2 butir telur
~ 100 cc air pewarna alami(masukkan perlahan2, sambil adonan diuleni) ~ 1/2 sdt garam

Cara membuat air pewarna alami :
- wortel untuk warna oranye
- angkak untuk warna merah ( bisa juga dengan buah bit loh)
- pandan untuk warna hijau
- kunyit untuk warna kuning
- ubi ungu untuk warna ungu
- bunga telang untuk warna biru

Caranya mudah, potong kecil2 lalu hancurkan dengan juicer / blender, tambahkan air sedikit2,lalu peras sarinya, ambil airnya, sama seperti memeras kelapa untuk mengambil santannya.

Untuk komposisi tergantung selera, kalau mau warna lebih pekat, kurangi jumlah airnya.


Cara membuat Mie:
~ Uleni adonan sampe kalis benar dan permukaan halus.
~ Tipiskan dengan adonan mie dari ukuran yang terbesar, sampe ukuran yang dikehendaki, (jangan lupa beri tepung sagu/kanji di sela2 menipiskan adonan) cetak di cetakan mie.
~ Bubuhkan tepung sagu pada mie, supaya mie tidak lengket satu dengan yang lain.


Cara menyusun mie menjadi warna pelangi dalam 1 batang sangat mudah :
- susun adoanan mie yang sudah ditipiskan menjadi susunan mejikuhibiu, lalu tipiskan lagi.
- saat siap dipotong jadi mie posisi harus tersusun dari atas ke bawah mejikuhibiu, alhasil tiap batang mi akan memiliki 6 warna pelangi.
Ini tahapannya aku sempatkan foto kemaren, semoga ga bingung yah hehehe…







Penyelesaian :
~ Bila ingin mengolah mie, siapkan air mendidih dengan 1 sdm minyak sayur. Masukkan mie lalu tarik2 mie dengan garpu agar mie tidak menggumpal. Tiriskan.
~ Siapkan mangkok, beri garam + merica + minyak wijen secukupnya saja, masukkan mie yang udah matang tsb, aduk2. Siap disantap.


Tips :
~ Sebaiknya air tidak pas2an saat merebus, agar mie mengembang sempurna.
~ Bila suka bisa dikasih topping daging ayam / sapi cacah,bakso,daun bawan,bawang goreng dan bisa disertai air kaldu sebagai kuah. Kalau aku lebih suka makan tanpa kuah.


Sumber : m.kaskus.co.id/thread/510e4b08582acf6c7900000a/bukan-mie-pelangi-biasa-includ-reseptutorial
Read more ...

SUNGGUH.. Selembar Kertas yang Sangat Menakjubkan... Ga masuk nyesel

Seorang seniman kertas dari Denmark, Peter Callesen, menciptakan kerajinan tangan yang sangat keren dengan hanya menggunakan selembar kertas. Ukuran kertas yang digunakannya pun hanya berukuran A4 saja. mudah mudahan bermanfaat
Cek karya-karyanya berikut ini

Spoiler for amazing






















sungguh keren yaa gan, skill dewa


SUMBER

Upadate

Spoiler for update

Spoiler for update


Sumber : http://m.kaskus.co.id/thread/522279a31cd719d537000003/sungguh-selembar-kertas-yang-sangat-menakjubkan-ga-masuk-nyesel
Lapisan Dalam Sistem Operasi Struktur Sistem Operasi Pendekatan yang umum suatu sistem yang besar dan kompleks adalah dengan memecah tugastugas( task) ke bentuk komponen-komponen kecil dibandingkan dalam bentuk sistem tunggal (monolithic). Komponen-komponen tersebut akan akan di bahas pada bagian berikut ini. a. Struktur Sederhana Banyak sistem operasi komersial yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem operasi dimulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang dengan ruang lingkup originalnya. Contoh dari sistem operasi ini adalah MS-DOS dan UNIX. MS-DOS merupakan sistem operasi yang menyediakan fungsional dalam ruang yang sedikit sehingga tidak dibagi menjadi beberapa modul, sedangkan UNIX menggunakan struktur monolitik dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan dan kernel berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pengguna. Inisialisasi-nya terbatas pada fungsional perangkat keras yang terbagi menjadi dua bagian yaitu kernel dan sistem program. Kernel terbagi menjadi serangkaian interface dan device driver dan menyediakan sistem file, penjadwalan CPU, manajemen memori, dan fungsi-fungsi sistem operasi lainnya melalui system calls. Struktur Lapisan MS-DOS Kelemahan struktur monolitik adalah: • Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan dan dialokasikan • Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan • Merupakan pemborosan memori bila setiap komputer harus menjalan kernel monolitik, karena semua layanan tersimpan dalam bentuk tunggal sedangkan tidak semua layanan diperlukan. • Kesalahahan sebagian fungsi menyebabkan sistem tidak berfungsi. Keuntungan struktur monolitik adalah layanan dapat dilakukan dengan cepat karena terdapat dalam satu ruang. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 6 Oct. 1, 2011 b. Pendekatan Berlapis (Layer Approach) Sistem operasi dibagi menjadi beberapa lapisan. Lapisan terbawah (layer 0) adalah hardware dan yang tertinggi (layer N) adalah user interface. Lapisan N memberi layanan untuk lapisan N+1 sedangkan proses-proses di lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 untuk membangun layanan lapisan N+1. Lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 namun lapisan N tidak dapat meminta layanan lapisan N+1. Masing-masing berjalan pada lapisannya sendiri. Lapisan Sistem Operasi Menurut Tanenbaum dan Woodhull, sistem terlapis terdiri dari enam lapisan, yaitu: 1. Lapisan 0. Mengatur alokasi prosesor, pertukaran antar proses ketika interupsi terjadi atau waktu habis dan lapisan ini mendukung dasar multi-programming pada CPU. 2. Lapisan 1. Mengalokasikan ruang untuk proses di memori utama dan pada 512 kilo word drum yang digunakan untuk menahan bagian proses ketika tidak ada ruang di memori utama. 3. Lapisan 2. Menangani komunikasi antara masing-masing proses dan operator console. Lapisan ini masing-masing proses secara efektif memiliki operator console sendiri. 4. Lapisan 3. Mengatur peranti I/O dan menampung informasi yang mengalir dari/ke proses tersebut. 5. Lapisan 4. Tempat program pengguna. Pengguna tidak perlu memikirkan tentang proses, memori, console, atau manajemen I/O. 6. Lapisan 5. Merupakan operator sistem. Contoh sistem operasi yang menggunakan pendekatan berlapis adalah THE yang dibuat oleh Djikstra dan mahasiswa-mahasiswanya, serta sistem operasi MULTICS. Kelemahan struktur ini adalah fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati. Sedangkan keunggulannya adalah memeliki semua kelebihan rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen. Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 7 Oct. 1, 2011 c. Microkernels Metode struktur ini adalah menghilangkan komponen-komponen yang tidak diperlukan dari kernel dan mengimplementasikannya sebagai sistem dan program-program level user. Hal ini akan menghasilkan kernel yang kecil. Fungsi utama dari jenis ini adalah menyediakan fasilitas komunikasi antara program client dan bermacam pelayanan yang berjalan pada ruang user. Contoh sistem operasi yang menggunakan metode ini adalah TRU64 UNIX, MacOSX dan QNX. Keuntungan dari kernel ini adalah kemudahan dalam memperluas sistem operasi, mudah untuk diubah ke bentuk arsitektur baru, kode yang kecil dan lebih aman. Kelemahannya adalah kinerja akan berkurang selagi bertambahnya fungsi-fungsi yang digunakan. d. Modular (Modules) Kernel mempunyai kumpulan komponen-komponen inti dan secara dinamis terhubung pada penambahan layanan selama waktu boot atau waktu berjalan. Sehingga strateginya menggunakan pemanggilan modul secara dinamis (Loadable Kernel Modules). Umumnya sudah diimplementasikan oleh sistem operasi modern seperti Solaris, Linux dan MacOSX. Solaris loadable modules Sistem Operasi Apple Macintosh Mac OS X menggunakan struktur hybrid. Strukturnya menggunakan teknik berlapis dan satu lapisan diantaranya menggunakan Mach microkernel. e. Virtual Machine Dalam struktur ini user seakan-akan mempunyai seluruh komputer dengan simulasi atas pemroses yang digunakan. Sistem operasi melakukan simulasi mesin nyata yang digunakan user, mesin virtual ini merupakan tiruan seratus persen atas mesin nyata. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 8 Oct. 1, 2011 (a) Non virtual machine (b) Virtual machine Teknologi ini awalnya digunakan pada IBM S/370. VM/370 menyediakan mesin virtual untuk tiap user dengan membuat mesin virtual baru pada saat user tersebut melakukan log sistem. Kemudian teknik ini berkembang menjadi operating system emulator sehingga sistem operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi lain. Dalam lingkungan ini terdapat proteksi berbagai sumber daya sistem. Setiap virtual-machine secara lengkap mengisolasi dari semua virtual-machine yang lain, sehingga tidak ada masalah proteksi. Ada dua pendekatan dalam penyediaan sharing yang diimplementasikan, pertama hal ini memungkinkan share minidisk dan share files. Kedua, memungkinkan pendefinisian jaringan virtual-machine, sehingga dapat mengirim informasi melalui virtual jaringan komunikasi. Contoh dari pengembangan itu adalah sebagai berikut: o Sistem operasi MS-Windows NT dapat menjalankan aplikasi untuk MS-DOS, OS/2 mode teks dan aplikasi WIN16. o IBM mengembangkan WABI untuk meng-emulasikan Win32 API sehingga sistem operasi yang menjalankan WABI dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk MS-Windows. o Para pengembang Linux membuat DOSEMU untuk menjalankan aplikas-aplikasi DOS pada sistem operasi Linux, WINE untuk menjalankan aplikasi-aplikasi MS-Windows. o VMWare merupakan aplikasi komersial yang meng-abstraksikan perangkat keras intel 80x86 menjadi virtual mesin dan dapat menjalan beberapa sistem operasi lain (guest operating system) di dalam sistem operasi MS-Windos atau Linux (host operating system). VirtualBox merupakan salah satu aplikasi sejenis yang opensource.

Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Lapisan Dalam Sistem Operasi Struktur Sistem Operasi Pendekatan yang umum suatu sistem yang besar dan kompleks adalah dengan memecah tugastugas( task) ke bentuk komponen-komponen kecil dibandingkan dalam bentuk sistem tunggal (monolithic). Komponen-komponen tersebut akan akan di bahas pada bagian berikut ini. a. Struktur Sederhana Banyak sistem operasi komersial yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem operasi dimulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang dengan ruang lingkup originalnya. Contoh dari sistem operasi ini adalah MS-DOS dan UNIX. MS-DOS merupakan sistem operasi yang menyediakan fungsional dalam ruang yang sedikit sehingga tidak dibagi menjadi beberapa modul, sedangkan UNIX menggunakan struktur monolitik dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan dan kernel berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pengguna. Inisialisasi-nya terbatas pada fungsional perangkat keras yang terbagi menjadi dua bagian yaitu kernel dan sistem program. Kernel terbagi menjadi serangkaian interface dan device driver dan menyediakan sistem file, penjadwalan CPU, manajemen memori, dan fungsi-fungsi sistem operasi lainnya melalui system calls. Struktur Lapisan MS-DOS Kelemahan struktur monolitik adalah: • Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan dan dialokasikan • Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan • Merupakan pemborosan memori bila setiap komputer harus menjalan kernel monolitik, karena semua layanan tersimpan dalam bentuk tunggal sedangkan tidak semua layanan diperlukan. • Kesalahahan sebagian fungsi menyebabkan sistem tidak berfungsi. Keuntungan struktur monolitik adalah layanan dapat dilakukan dengan cepat karena terdapat dalam satu ruang. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 6 Oct. 1, 2011 b. Pendekatan Berlapis (Layer Approach) Sistem operasi dibagi menjadi beberapa lapisan. Lapisan terbawah (layer 0) adalah hardware dan yang tertinggi (layer N) adalah user interface. Lapisan N memberi layanan untuk lapisan N+1 sedangkan proses-proses di lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 untuk membangun layanan lapisan N+1. Lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 namun lapisan N tidak dapat meminta layanan lapisan N+1. Masing-masing berjalan pada lapisannya sendiri. Lapisan Sistem Operasi Menurut Tanenbaum dan Woodhull, sistem terlapis terdiri dari enam lapisan, yaitu: 1. Lapisan 0. Mengatur alokasi prosesor, pertukaran antar proses ketika interupsi terjadi atau waktu habis dan lapisan ini mendukung dasar multi-programming pada CPU. 2. Lapisan 1. Mengalokasikan ruang untuk proses di memori utama dan pada 512 kilo word drum yang digunakan untuk menahan bagian proses ketika tidak ada ruang di memori utama. 3. Lapisan 2. Menangani komunikasi antara masing-masing proses dan operator console. Lapisan ini masing-masing proses secara efektif memiliki operator console sendiri. 4. Lapisan 3. Mengatur peranti I/O dan menampung informasi yang mengalir dari/ke proses tersebut. 5. Lapisan 4. Tempat program pengguna. Pengguna tidak perlu memikirkan tentang proses, memori, console, atau manajemen I/O. 6. Lapisan 5. Merupakan operator sistem. Contoh sistem operasi yang menggunakan pendekatan berlapis adalah THE yang dibuat oleh Djikstra dan mahasiswa-mahasiswanya, serta sistem operasi MULTICS. Kelemahan struktur ini adalah fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati. Sedangkan keunggulannya adalah memeliki semua kelebihan rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen. Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 7 Oct. 1, 2011 c. Microkernels Metode struktur ini adalah menghilangkan komponen-komponen yang tidak diperlukan dari kernel dan mengimplementasikannya sebagai sistem dan program-program level user. Hal ini akan menghasilkan kernel yang kecil. Fungsi utama dari jenis ini adalah menyediakan fasilitas komunikasi antara program client dan bermacam pelayanan yang berjalan pada ruang user. Contoh sistem operasi yang menggunakan metode ini adalah TRU64 UNIX, MacOSX dan QNX. Keuntungan dari kernel ini adalah kemudahan dalam memperluas sistem operasi, mudah untuk diubah ke bentuk arsitektur baru, kode yang kecil dan lebih aman. Kelemahannya adalah kinerja akan berkurang selagi bertambahnya fungsi-fungsi yang digunakan. d. Modular (Modules) Kernel mempunyai kumpulan komponen-komponen inti dan secara dinamis terhubung pada penambahan layanan selama waktu boot atau waktu berjalan. Sehingga strateginya menggunakan pemanggilan modul secara dinamis (Loadable Kernel Modules). Umumnya sudah diimplementasikan oleh sistem operasi modern seperti Solaris, Linux dan MacOSX. Solaris loadable modules Sistem Operasi Apple Macintosh Mac OS X menggunakan struktur hybrid. Strukturnya menggunakan teknik berlapis dan satu lapisan diantaranya menggunakan Mach microkernel. e. Virtual Machine Dalam struktur ini user seakan-akan mempunyai seluruh komputer dengan simulasi atas pemroses yang digunakan. Sistem operasi melakukan simulasi mesin nyata yang digunakan user, mesin virtual ini merupakan tiruan seratus persen atas mesin nyata. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 8 Oct. 1, 2011 (a) Non virtual machine (b) Virtual machine Teknologi ini awalnya digunakan pada IBM S/370. VM/370 menyediakan mesin virtual untuk tiap user dengan membuat mesin virtual baru pada saat user tersebut melakukan log sistem. Kemudian teknik ini berkembang menjadi operating system emulator sehingga sistem operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi lain. Dalam lingkungan ini terdapat proteksi berbagai sumber daya sistem. Setiap virtual-machine secara lengkap mengisolasi dari semua virtual-machine yang lain, sehingga tidak ada masalah proteksi. Ada dua pendekatan dalam penyediaan sharing yang diimplementasikan, pertama hal ini memungkinkan share minidisk dan share files. Kedua, memungkinkan pendefinisian jaringan virtual-machine, sehingga dapat mengirim informasi melalui virtual jaringan komunikasi. Contoh dari pengembangan itu adalah sebagai berikut: o Sistem operasi MS-Windows NT dapat menjalankan aplikasi untuk MS-DOS, OS/2 mode teks dan aplikasi WIN16. o IBM mengembangkan WABI untuk meng-emulasikan Win32 API sehingga sistem operasi yang menjalankan WABI dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk MS-Windows. o Para pengembang Linux membuat DOSEMU untuk menjalankan aplikas-aplikasi DOS pada sistem operasi Linux, WINE untuk menjalankan aplikasi-aplikasi MS-Windows. o VMWare merupakan aplikasi komersial yang meng-abstraksikan perangkat keras intel 80x86 menjadi virtual mesin dan dapat menjalan beberapa sistem operasi lain (guest operating system) di dalam sistem operasi MS-Windos atau Linux (host operating system). VirtualBox merupakan salah satu aplikasi sejenis yang opensource.

Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Lapisan Dalam Sistem Operasi Struktur Sistem Operasi Pendekatan yang umum suatu sistem yang besar dan kompleks adalah dengan memecah tugastugas( task) ke bentuk komponen-komponen kecil dibandingkan dalam bentuk sistem tunggal (monolithic). Komponen-komponen tersebut akan akan di bahas pada bagian berikut ini. a. Struktur Sederhana Banyak sistem operasi komersial yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem operasi dimulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang dengan ruang lingkup originalnya. Contoh dari sistem operasi ini adalah MS-DOS dan UNIX. MS-DOS merupakan sistem operasi yang menyediakan fungsional dalam ruang yang sedikit sehingga tidak dibagi menjadi beberapa modul, sedangkan UNIX menggunakan struktur monolitik dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan dan kernel berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pengguna. Inisialisasi-nya terbatas pada fungsional perangkat keras yang terbagi menjadi dua bagian yaitu kernel dan sistem program. Kernel terbagi menjadi serangkaian interface dan device driver dan menyediakan sistem file, penjadwalan CPU, manajemen memori, dan fungsi-fungsi sistem operasi lainnya melalui system calls. Struktur Lapisan MS-DOS Kelemahan struktur monolitik adalah: • Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan dan dialokasikan • Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan • Merupakan pemborosan memori bila setiap komputer harus menjalan kernel monolitik, karena semua layanan tersimpan dalam bentuk tunggal sedangkan tidak semua layanan diperlukan. • Kesalahahan sebagian fungsi menyebabkan sistem tidak berfungsi. Keuntungan struktur monolitik adalah layanan dapat dilakukan dengan cepat karena terdapat dalam satu ruang. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 6 Oct. 1, 2011 b. Pendekatan Berlapis (Layer Approach) Sistem operasi dibagi menjadi beberapa lapisan. Lapisan terbawah (layer 0) adalah hardware dan yang tertinggi (layer N) adalah user interface. Lapisan N memberi layanan untuk lapisan N+1 sedangkan proses-proses di lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 untuk membangun layanan lapisan N+1. Lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 namun lapisan N tidak dapat meminta layanan lapisan N+1. Masing-masing berjalan pada lapisannya sendiri. Lapisan Sistem Operasi Menurut Tanenbaum dan Woodhull, sistem terlapis terdiri dari enam lapisan, yaitu: 1. Lapisan 0. Mengatur alokasi prosesor, pertukaran antar proses ketika interupsi terjadi atau waktu habis dan lapisan ini mendukung dasar multi-programming pada CPU. 2. Lapisan 1. Mengalokasikan ruang untuk proses di memori utama dan pada 512 kilo word drum yang digunakan untuk menahan bagian proses ketika tidak ada ruang di memori utama. 3. Lapisan 2. Menangani komunikasi antara masing-masing proses dan operator console. Lapisan ini masing-masing proses secara efektif memiliki operator console sendiri. 4. Lapisan 3. Mengatur peranti I/O dan menampung informasi yang mengalir dari/ke proses tersebut. 5. Lapisan 4. Tempat program pengguna. Pengguna tidak perlu memikirkan tentang proses, memori, console, atau manajemen I/O. 6. Lapisan 5. Merupakan operator sistem. Contoh sistem operasi yang menggunakan pendekatan berlapis adalah THE yang dibuat oleh Djikstra dan mahasiswa-mahasiswanya, serta sistem operasi MULTICS. Kelemahan struktur ini adalah fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati. Sedangkan keunggulannya adalah memeliki semua kelebihan rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen. Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 7 Oct. 1, 2011 c. Microkernels Metode struktur ini adalah menghilangkan komponen-komponen yang tidak diperlukan dari kernel dan mengimplementasikannya sebagai sistem dan program-program level user. Hal ini akan menghasilkan kernel yang kecil. Fungsi utama dari jenis ini adalah menyediakan fasilitas komunikasi antara program client dan bermacam pelayanan yang berjalan pada ruang user. Contoh sistem operasi yang menggunakan metode ini adalah TRU64 UNIX, MacOSX dan QNX. Keuntungan dari kernel ini adalah kemudahan dalam memperluas sistem operasi, mudah untuk diubah ke bentuk arsitektur baru, kode yang kecil dan lebih aman. Kelemahannya adalah kinerja akan berkurang selagi bertambahnya fungsi-fungsi yang digunakan. d. Modular (Modules) Kernel mempunyai kumpulan komponen-komponen inti dan secara dinamis terhubung pada penambahan layanan selama waktu boot atau waktu berjalan. Sehingga strateginya menggunakan pemanggilan modul secara dinamis (Loadable Kernel Modules). Umumnya sudah diimplementasikan oleh sistem operasi modern seperti Solaris, Linux dan MacOSX. Solaris loadable modules Sistem Operasi Apple Macintosh Mac OS X menggunakan struktur hybrid. Strukturnya menggunakan teknik berlapis dan satu lapisan diantaranya menggunakan Mach microkernel. e. Virtual Machine Dalam struktur ini user seakan-akan mempunyai seluruh komputer dengan simulasi atas pemroses yang digunakan. Sistem operasi melakukan simulasi mesin nyata yang digunakan user, mesin virtual ini merupakan tiruan seratus persen atas mesin nyata. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 8 Oct. 1, 2011 (a) Non virtual machine (b) Virtual machine Teknologi ini awalnya digunakan pada IBM S/370. VM/370 menyediakan mesin virtual untuk tiap user dengan membuat mesin virtual baru pada saat user tersebut melakukan log sistem. Kemudian teknik ini berkembang menjadi operating system emulator sehingga sistem operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi lain. Dalam lingkungan ini terdapat proteksi berbagai sumber daya sistem. Setiap virtual-machine secara lengkap mengisolasi dari semua virtual-machine yang lain, sehingga tidak ada masalah proteksi. Ada dua pendekatan dalam penyediaan sharing yang diimplementasikan, pertama hal ini memungkinkan share minidisk dan share files. Kedua, memungkinkan pendefinisian jaringan virtual-machine, sehingga dapat mengirim informasi melalui virtual jaringan komunikasi. Contoh dari pengembangan itu adalah sebagai berikut: o Sistem operasi MS-Windows NT dapat menjalankan aplikasi untuk MS-DOS, OS/2 mode teks dan aplikasi WIN16. o IBM mengembangkan WABI untuk meng-emulasikan Win32 API sehingga sistem operasi yang menjalankan WABI dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk MS-Windows. o Para pengembang Linux membuat DOSEMU untuk menjalankan aplikas-aplikasi DOS pada sistem operasi Linux, WINE untuk menjalankan aplikasi-aplikasi MS-Windows. o VMWare merupakan aplikasi komersial yang meng-abstraksikan perangkat keras intel 80x86 menjadi virtual mesin dan dapat menjalan beberapa sistem operasi lain (guest operating system) di dalam sistem operasi MS-Windos atau Linux (host operating system). VirtualBox merupakan salah satu aplikasi sejenis yang opensource.

Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Lapisan Dalam Sistem Operasi Struktur Sistem Operasi Pendekatan yang umum suatu sistem yang besar dan kompleks adalah dengan memecah tugastugas( task) ke bentuk komponen-komponen kecil dibandingkan dalam bentuk sistem tunggal (monolithic). Komponen-komponen tersebut akan akan di bahas pada bagian berikut ini. a. Struktur Sederhana Banyak sistem operasi komersial yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem operasi dimulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang dengan ruang lingkup originalnya. Contoh dari sistem operasi ini adalah MS-DOS dan UNIX. MS-DOS merupakan sistem operasi yang menyediakan fungsional dalam ruang yang sedikit sehingga tidak dibagi menjadi beberapa modul, sedangkan UNIX menggunakan struktur monolitik dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan dan kernel berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pengguna. Inisialisasi-nya terbatas pada fungsional perangkat keras yang terbagi menjadi dua bagian yaitu kernel dan sistem program. Kernel terbagi menjadi serangkaian interface dan device driver dan menyediakan sistem file, penjadwalan CPU, manajemen memori, dan fungsi-fungsi sistem operasi lainnya melalui system calls. Struktur Lapisan MS-DOS Kelemahan struktur monolitik adalah: • Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan dan dialokasikan • Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan • Merupakan pemborosan memori bila setiap komputer harus menjalan kernel monolitik, karena semua layanan tersimpan dalam bentuk tunggal sedangkan tidak semua layanan diperlukan. • Kesalahahan sebagian fungsi menyebabkan sistem tidak berfungsi. Keuntungan struktur monolitik adalah layanan dapat dilakukan dengan cepat karena terdapat dalam satu ruang. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 6 Oct. 1, 2011 b. Pendekatan Berlapis (Layer Approach) Sistem operasi dibagi menjadi beberapa lapisan. Lapisan terbawah (layer 0) adalah hardware dan yang tertinggi (layer N) adalah user interface. Lapisan N memberi layanan untuk lapisan N+1 sedangkan proses-proses di lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 untuk membangun layanan lapisan N+1. Lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 namun lapisan N tidak dapat meminta layanan lapisan N+1. Masing-masing berjalan pada lapisannya sendiri. Lapisan Sistem Operasi Menurut Tanenbaum dan Woodhull, sistem terlapis terdiri dari enam lapisan, yaitu: 1. Lapisan 0. Mengatur alokasi prosesor, pertukaran antar proses ketika interupsi terjadi atau waktu habis dan lapisan ini mendukung dasar multi-programming pada CPU. 2. Lapisan 1. Mengalokasikan ruang untuk proses di memori utama dan pada 512 kilo word drum yang digunakan untuk menahan bagian proses ketika tidak ada ruang di memori utama. 3. Lapisan 2. Menangani komunikasi antara masing-masing proses dan operator console. Lapisan ini masing-masing proses secara efektif memiliki operator console sendiri. 4. Lapisan 3. Mengatur peranti I/O dan menampung informasi yang mengalir dari/ke proses tersebut. 5. Lapisan 4. Tempat program pengguna. Pengguna tidak perlu memikirkan tentang proses, memori, console, atau manajemen I/O. 6. Lapisan 5. Merupakan operator sistem. Contoh sistem operasi yang menggunakan pendekatan berlapis adalah THE yang dibuat oleh Djikstra dan mahasiswa-mahasiswanya, serta sistem operasi MULTICS. Kelemahan struktur ini adalah fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati. Sedangkan keunggulannya adalah memeliki semua kelebihan rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen. Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 7 Oct. 1, 2011 c. Microkernels Metode struktur ini adalah menghilangkan komponen-komponen yang tidak diperlukan dari kernel dan mengimplementasikannya sebagai sistem dan program-program level user. Hal ini akan menghasilkan kernel yang kecil. Fungsi utama dari jenis ini adalah menyediakan fasilitas komunikasi antara program client dan bermacam pelayanan yang berjalan pada ruang user. Contoh sistem operasi yang menggunakan metode ini adalah TRU64 UNIX, MacOSX dan QNX. Keuntungan dari kernel ini adalah kemudahan dalam memperluas sistem operasi, mudah untuk diubah ke bentuk arsitektur baru, kode yang kecil dan lebih aman. Kelemahannya adalah kinerja akan berkurang selagi bertambahnya fungsi-fungsi yang digunakan. d. Modular (Modules) Kernel mempunyai kumpulan komponen-komponen inti dan secara dinamis terhubung pada penambahan layanan selama waktu boot atau waktu berjalan. Sehingga strateginya menggunakan pemanggilan modul secara dinamis (Loadable Kernel Modules). Umumnya sudah diimplementasikan oleh sistem operasi modern seperti Solaris, Linux dan MacOSX. Solaris loadable modules Sistem Operasi Apple Macintosh Mac OS X menggunakan struktur hybrid. Strukturnya menggunakan teknik berlapis dan satu lapisan diantaranya menggunakan Mach microkernel. e. Virtual Machine Dalam struktur ini user seakan-akan mempunyai seluruh komputer dengan simulasi atas pemroses yang digunakan. Sistem operasi melakukan simulasi mesin nyata yang digunakan user, mesin virtual ini merupakan tiruan seratus persen atas mesin nyata. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 8 Oct. 1, 2011 (a) Non virtual machine (b) Virtual machine Teknologi ini awalnya digunakan pada IBM S/370. VM/370 menyediakan mesin virtual untuk tiap user dengan membuat mesin virtual baru pada saat user tersebut melakukan log sistem. Kemudian teknik ini berkembang menjadi operating system emulator sehingga sistem operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi lain. Dalam lingkungan ini terdapat proteksi berbagai sumber daya sistem. Setiap virtual-machine secara lengkap mengisolasi dari semua virtual-machine yang lain, sehingga tidak ada masalah proteksi. Ada dua pendekatan dalam penyediaan sharing yang diimplementasikan, pertama hal ini memungkinkan share minidisk dan share files. Kedua, memungkinkan pendefinisian jaringan virtual-machine, sehingga dapat mengirim informasi melalui virtual jaringan komunikasi. Contoh dari pengembangan itu adalah sebagai berikut: o Sistem operasi MS-Windows NT dapat menjalankan aplikasi untuk MS-DOS, OS/2 mode teks dan aplikasi WIN16. o IBM mengembangkan WABI untuk meng-emulasikan Win32 API sehingga sistem operasi yang menjalankan WABI dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk MS-Windows. o Para pengembang Linux membuat DOSEMU untuk menjalankan aplikas-aplikasi DOS pada sistem operasi Linux, WINE untuk menjalankan aplikasi-aplikasi MS-Windows. o VMWare merupakan aplikasi komersial yang meng-abstraksikan perangkat keras intel 80x86 menjadi virtual mesin dan dapat menjalan beberapa sistem operasi lain (guest operating system) di dalam sistem operasi MS-Windos atau Linux (host operating system). VirtualBox merupakan salah satu aplikasi sejenis yang opensource.

Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Lapisan Dalam Sistem Operasi Struktur Sistem Operasi Pendekatan yang umum suatu sistem yang besar dan kompleks adalah dengan memecah tugastugas( task) ke bentuk komponen-komponen kecil dibandingkan dalam bentuk sistem tunggal (monolithic). Komponen-komponen tersebut akan akan di bahas pada bagian berikut ini. a. Struktur Sederhana Banyak sistem operasi komersial yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem operasi dimulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang dengan ruang lingkup originalnya. Contoh dari sistem operasi ini adalah MS-DOS dan UNIX. MS-DOS merupakan sistem operasi yang menyediakan fungsional dalam ruang yang sedikit sehingga tidak dibagi menjadi beberapa modul, sedangkan UNIX menggunakan struktur monolitik dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan dan kernel berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pengguna. Inisialisasi-nya terbatas pada fungsional perangkat keras yang terbagi menjadi dua bagian yaitu kernel dan sistem program. Kernel terbagi menjadi serangkaian interface dan device driver dan menyediakan sistem file, penjadwalan CPU, manajemen memori, dan fungsi-fungsi sistem operasi lainnya melalui system calls. Struktur Lapisan MS-DOS Kelemahan struktur monolitik adalah: • Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan dan dialokasikan • Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan • Merupakan pemborosan memori bila setiap komputer harus menjalan kernel monolitik, karena semua layanan tersimpan dalam bentuk tunggal sedangkan tidak semua layanan diperlukan. • Kesalahahan sebagian fungsi menyebabkan sistem tidak berfungsi. Keuntungan struktur monolitik adalah layanan dapat dilakukan dengan cepat karena terdapat dalam satu ruang. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 6 Oct. 1, 2011 b. Pendekatan Berlapis (Layer Approach) Sistem operasi dibagi menjadi beberapa lapisan. Lapisan terbawah (layer 0) adalah hardware dan yang tertinggi (layer N) adalah user interface. Lapisan N memberi layanan untuk lapisan N+1 sedangkan proses-proses di lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 untuk membangun layanan lapisan N+1. Lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 namun lapisan N tidak dapat meminta layanan lapisan N+1. Masing-masing berjalan pada lapisannya sendiri. Lapisan Sistem Operasi Menurut Tanenbaum dan Woodhull, sistem terlapis terdiri dari enam lapisan, yaitu: 1. Lapisan 0. Mengatur alokasi prosesor, pertukaran antar proses ketika interupsi terjadi atau waktu habis dan lapisan ini mendukung dasar multi-programming pada CPU. 2. Lapisan 1. Mengalokasikan ruang untuk proses di memori utama dan pada 512 kilo word drum yang digunakan untuk menahan bagian proses ketika tidak ada ruang di memori utama. 3. Lapisan 2. Menangani komunikasi antara masing-masing proses dan operator console. Lapisan ini masing-masing proses secara efektif memiliki operator console sendiri. 4. Lapisan 3. Mengatur peranti I/O dan menampung informasi yang mengalir dari/ke proses tersebut. 5. Lapisan 4. Tempat program pengguna. Pengguna tidak perlu memikirkan tentang proses, memori, console, atau manajemen I/O. 6. Lapisan 5. Merupakan operator sistem. Contoh sistem operasi yang menggunakan pendekatan berlapis adalah THE yang dibuat oleh Djikstra dan mahasiswa-mahasiswanya, serta sistem operasi MULTICS. Kelemahan struktur ini adalah fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati. Sedangkan keunggulannya adalah memeliki semua kelebihan rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen. Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 7 Oct. 1, 2011 c. Microkernels Metode struktur ini adalah menghilangkan komponen-komponen yang tidak diperlukan dari kernel dan mengimplementasikannya sebagai sistem dan program-program level user. Hal ini akan menghasilkan kernel yang kecil. Fungsi utama dari jenis ini adalah menyediakan fasilitas komunikasi antara program client dan bermacam pelayanan yang berjalan pada ruang user. Contoh sistem operasi yang menggunakan metode ini adalah TRU64 UNIX, MacOSX dan QNX. Keuntungan dari kernel ini adalah kemudahan dalam memperluas sistem operasi, mudah untuk diubah ke bentuk arsitektur baru, kode yang kecil dan lebih aman. Kelemahannya adalah kinerja akan berkurang selagi bertambahnya fungsi-fungsi yang digunakan. d. Modular (Modules) Kernel mempunyai kumpulan komponen-komponen inti dan secara dinamis terhubung pada penambahan layanan selama waktu boot atau waktu berjalan. Sehingga strateginya menggunakan pemanggilan modul secara dinamis (Loadable Kernel Modules). Umumnya sudah diimplementasikan oleh sistem operasi modern seperti Solaris, Linux dan MacOSX. Solaris loadable modules Sistem Operasi Apple Macintosh Mac OS X menggunakan struktur hybrid. Strukturnya menggunakan teknik berlapis dan satu lapisan diantaranya menggunakan Mach microkernel. e. Virtual Machine Dalam struktur ini user seakan-akan mempunyai seluruh komputer dengan simulasi atas pemroses yang digunakan. Sistem operasi melakukan simulasi mesin nyata yang digunakan user, mesin virtual ini merupakan tiruan seratus persen atas mesin nyata. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 8 Oct. 1, 2011 (a) Non virtual machine (b) Virtual machine Teknologi ini awalnya digunakan pada IBM S/370. VM/370 menyediakan mesin virtual untuk tiap user dengan membuat mesin virtual baru pada saat user tersebut melakukan log sistem. Kemudian teknik ini berkembang menjadi operating system emulator sehingga sistem operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi lain. Dalam lingkungan ini terdapat proteksi berbagai sumber daya sistem. Setiap virtual-machine secara lengkap mengisolasi dari semua virtual-machine yang lain, sehingga tidak ada masalah proteksi. Ada dua pendekatan dalam penyediaan sharing yang diimplementasikan, pertama hal ini memungkinkan share minidisk dan share files. Kedua, memungkinkan pendefinisian jaringan virtual-machine, sehingga dapat mengirim informasi melalui virtual jaringan komunikasi. Contoh dari pengembangan itu adalah sebagai berikut: o Sistem operasi MS-Windows NT dapat menjalankan aplikasi untuk MS-DOS, OS/2 mode teks dan aplikasi WIN16. o IBM mengembangkan WABI untuk meng-emulasikan Win32 API sehingga sistem operasi yang menjalankan WABI dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk MS-Windows. o Para pengembang Linux membuat DOSEMU untuk menjalankan aplikas-aplikasi DOS pada sistem operasi Linux, WINE untuk menjalankan aplikasi-aplikasi MS-Windows. o VMWare merupakan aplikasi komersial yang meng-abstraksikan perangkat keras intel 80x86 menjadi virtual mesin dan dapat menjalan beberapa sistem operasi lain (guest operating system) di dalam sistem operasi MS-Windos atau Linux (host operating system). VirtualBox merupakan salah satu aplikasi sejenis yang opensource.

Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Lapisan Dalam Sistem Operasi Struktur Sistem Operasi Pendekatan yang umum suatu sistem yang besar dan kompleks adalah dengan memecah tugastugas( task) ke bentuk komponen-komponen kecil dibandingkan dalam bentuk sistem tunggal (monolithic). Komponen-komponen tersebut akan akan di bahas pada bagian berikut ini. a. Struktur Sederhana Banyak sistem operasi komersial yang tidak terstruktur dengan baik. Kemudian sistem operasi dimulai dari yang terkecil, sederhana dan terbatas lalu berkembang dengan ruang lingkup originalnya. Contoh dari sistem operasi ini adalah MS-DOS dan UNIX. MS-DOS merupakan sistem operasi yang menyediakan fungsional dalam ruang yang sedikit sehingga tidak dibagi menjadi beberapa modul, sedangkan UNIX menggunakan struktur monolitik dimana prosedur dapat saling dipanggil oleh prosedur lain di sistem bila diperlukan dan kernel berisi semua layanan yang disediakan sistem operasi untuk pengguna. Inisialisasi-nya terbatas pada fungsional perangkat keras yang terbagi menjadi dua bagian yaitu kernel dan sistem program. Kernel terbagi menjadi serangkaian interface dan device driver dan menyediakan sistem file, penjadwalan CPU, manajemen memori, dan fungsi-fungsi sistem operasi lainnya melalui system calls. Struktur Lapisan MS-DOS Kelemahan struktur monolitik adalah: • Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan dan dialokasikan • Sulit dalam menyediakan fasilitas pengamanan • Merupakan pemborosan memori bila setiap komputer harus menjalan kernel monolitik, karena semua layanan tersimpan dalam bentuk tunggal sedangkan tidak semua layanan diperlukan. • Kesalahahan sebagian fungsi menyebabkan sistem tidak berfungsi. Keuntungan struktur monolitik adalah layanan dapat dilakukan dengan cepat karena terdapat dalam satu ruang. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 6 Oct. 1, 2011 b. Pendekatan Berlapis (Layer Approach) Sistem operasi dibagi menjadi beberapa lapisan. Lapisan terbawah (layer 0) adalah hardware dan yang tertinggi (layer N) adalah user interface. Lapisan N memberi layanan untuk lapisan N+1 sedangkan proses-proses di lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 untuk membangun layanan lapisan N+1. Lapisan N dapat meminta layanan lapisan N-1 namun lapisan N tidak dapat meminta layanan lapisan N+1. Masing-masing berjalan pada lapisannya sendiri. Lapisan Sistem Operasi Menurut Tanenbaum dan Woodhull, sistem terlapis terdiri dari enam lapisan, yaitu: 1. Lapisan 0. Mengatur alokasi prosesor, pertukaran antar proses ketika interupsi terjadi atau waktu habis dan lapisan ini mendukung dasar multi-programming pada CPU. 2. Lapisan 1. Mengalokasikan ruang untuk proses di memori utama dan pada 512 kilo word drum yang digunakan untuk menahan bagian proses ketika tidak ada ruang di memori utama. 3. Lapisan 2. Menangani komunikasi antara masing-masing proses dan operator console. Lapisan ini masing-masing proses secara efektif memiliki operator console sendiri. 4. Lapisan 3. Mengatur peranti I/O dan menampung informasi yang mengalir dari/ke proses tersebut. 5. Lapisan 4. Tempat program pengguna. Pengguna tidak perlu memikirkan tentang proses, memori, console, atau manajemen I/O. 6. Lapisan 5. Merupakan operator sistem. Contoh sistem operasi yang menggunakan pendekatan berlapis adalah THE yang dibuat oleh Djikstra dan mahasiswa-mahasiswanya, serta sistem operasi MULTICS. Kelemahan struktur ini adalah fungsi-fungsi sistem operasi harus diberikan ke tiap lapisan secara hati-hati. Sedangkan keunggulannya adalah memeliki semua kelebihan rancangan modular, yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan tiap modul dirancang secara independen. Tiap lapisan dapat dirancang, dikode dan diuji secara independen. Pendekatan berlapis menyederhanakan rancangan, spesifikasi dan implementasi sistem operasi. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 7 Oct. 1, 2011 c. Microkernels Metode struktur ini adalah menghilangkan komponen-komponen yang tidak diperlukan dari kernel dan mengimplementasikannya sebagai sistem dan program-program level user. Hal ini akan menghasilkan kernel yang kecil. Fungsi utama dari jenis ini adalah menyediakan fasilitas komunikasi antara program client dan bermacam pelayanan yang berjalan pada ruang user. Contoh sistem operasi yang menggunakan metode ini adalah TRU64 UNIX, MacOSX dan QNX. Keuntungan dari kernel ini adalah kemudahan dalam memperluas sistem operasi, mudah untuk diubah ke bentuk arsitektur baru, kode yang kecil dan lebih aman. Kelemahannya adalah kinerja akan berkurang selagi bertambahnya fungsi-fungsi yang digunakan. d. Modular (Modules) Kernel mempunyai kumpulan komponen-komponen inti dan secara dinamis terhubung pada penambahan layanan selama waktu boot atau waktu berjalan. Sehingga strateginya menggunakan pemanggilan modul secara dinamis (Loadable Kernel Modules). Umumnya sudah diimplementasikan oleh sistem operasi modern seperti Solaris, Linux dan MacOSX. Solaris loadable modules Sistem Operasi Apple Macintosh Mac OS X menggunakan struktur hybrid. Strukturnya menggunakan teknik berlapis dan satu lapisan diantaranya menggunakan Mach microkernel. e. Virtual Machine Dalam struktur ini user seakan-akan mempunyai seluruh komputer dengan simulasi atas pemroses yang digunakan. Sistem operasi melakukan simulasi mesin nyata yang digunakan user, mesin virtual ini merupakan tiruan seratus persen atas mesin nyata. Pengantar Teknologi Sistem Informasi B Pertemuan 1. Jeje, Skom Page 8 Oct. 1, 2011 (a) Non virtual machine (b) Virtual machine Teknologi ini awalnya digunakan pada IBM S/370. VM/370 menyediakan mesin virtual untuk tiap user dengan membuat mesin virtual baru pada saat user tersebut melakukan log sistem. Kemudian teknik ini berkembang menjadi operating system emulator sehingga sistem operasi dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi lain. Dalam lingkungan ini terdapat proteksi berbagai sumber daya sistem. Setiap virtual-machine secara lengkap mengisolasi dari semua virtual-machine yang lain, sehingga tidak ada masalah proteksi. Ada dua pendekatan dalam penyediaan sharing yang diimplementasikan, pertama hal ini memungkinkan share minidisk dan share files. Kedua, memungkinkan pendefinisian jaringan virtual-machine, sehingga dapat mengirim informasi melalui virtual jaringan komunikasi. Contoh dari pengembangan itu adalah sebagai berikut: o Sistem operasi MS-Windows NT dapat menjalankan aplikasi untuk MS-DOS, OS/2 mode teks dan aplikasi WIN16. o IBM mengembangkan WABI untuk meng-emulasikan Win32 API sehingga sistem operasi yang menjalankan WABI dapat menjalankan aplikasi-aplikasi untuk MS-Windows. o Para pengembang Linux membuat DOSEMU untuk menjalankan aplikas-aplikasi DOS pada sistem operasi Linux, WINE untuk menjalankan aplikasi-aplikasi MS-Windows. o VMWare merupakan aplikasi komersial yang meng-abstraksikan perangkat keras intel 80x86 menjadi virtual mesin dan dapat menjalan beberapa sistem operasi lain (guest operating system) di dalam sistem operasi MS-Windos atau Linux (host operating system). VirtualBox merupakan salah satu aplikasi sejenis yang opensource.

Make Money at : http://bit.ly/copy_win
Read more ...